Sisi Lain Metropolitan

Cerita Asmani, Pilih Jadi Juru Parkir dan Calo Angkot di Bekasi saat Usia Senja usai Suami Meninggal

Usai suaminya meninggal, Asmani (65) pilih menjadi juru parkir sekaligus calo angkutan umum di kawasan Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat.

Cerita Asmani, Pilih Jadi Juru Parkir dan Calo Angkot di Bekasi saat Usia Senja usai Suami Meninggal
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Asmani, juru parkir sekaligus calo angkutan umum di kawasan Pondok Gede saat ditemui dikediamannya, Gang Murah 1 RT 9/5 Kelurahan Jatirahayu, Pondok Melati, Bekasi, Jawa Barat, Rabu (15/1/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, PONDOK MELATI - Setelah suami meninggal, Asmani (65) menjadi juru parkir sekaligus calo angkutan umum di Pondok Gede, Bekasi, Jawa Barat.

Asmani merupakan warga Gang Murah 1 RT 9/5 Kelurahan Jatirahayu, Pondok Melati, Bekasi, Jawa Barat.

Di usia tak lagi muda, ia memenuhi kebutuhan hidupnya sebagai calo angkot CH, KR, KC dan lain sebagainya yang sedang berhenti alias mangkal.

Dari tiga suami berbeda, Asmani dikaruniai 12 anak.

Mereka sudah berumah tangga dan tak lagi tinggal bersamanya.

Dari Iwan suami pertamanya, Asmani dikaruniai 3 anak.

Dua dari mereka meninggal dan tersisa Nirwana.

"Waktu nikah pertama usia saya masih 12 tahun. Waktu itu saya dijodohkan."

"Kemudian bercerai 10 tahun kemudian," katanya di Bekasi, Rabu (15/1/2020).

Halaman
1234
Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved