Kakek Sebatang Kara di Tambun Bekasi Ditemukan Tewas di Rumahnya

Kakek sebatang kara bernama Matasan (75), ditemukan tewas di dalam rumahnya yang berada di Kampung Buatan, RT01/02, Desa Lambangsari

Kakek Sebatang Kara di Tambun Bekasi Ditemukan Tewas di Rumahnya
Sumber Humas Polres Bekasi
Penemuan jasad kakek berusia 75 tahun di Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, TAMBUN SELATAN - Kakek sebatang kara bernama Matasan (75), ditemukan tewas di dalam rumahnya yang berada di Kampung Buatan, RT01/02, Desa Lambangsari, Kecamatan Tambun Selatan, Kabupaten Bekasi.

Kasubbag Humas Polres Metro Bekasi, Kompol Sunardi, mengatakan, penemuan jasad kakek tersebut terjadi pada, Selasa, (14/1/2020) kemarin, sekitar pukul 12.00 WIB.

"Awalnya saksi bernama Rian (27), mencium bau tidak sedap dari dalam rumah tetangganya (Matasan)," kata Sunardi, Rabu, (15/1/2020).

Lalu saksi Rian lanjut Sunardi, memberitahukan ayahnya perihal kecurigaan bau busuk yang ia cium. Dari situ, Yanto dan Rian kemudian memcoba memeriksa ke dalam rumah Matasan.

"Pintu rumah saat itu kondisinya terkunci, karena yakin bau busuk itu berada dari dalam rumah, keduany membuka paksa dengan cara merusak kunci pintu," lanjutnya.

Ketika sudah berhasil terbuka, kedua saksi melihat Matasan sudah tergelatak di atas tempat tidur dengan kondisi sudah membusuk.

"Kondisi jasad sudah membengkak diperkirakan sudah meninggal satu hari lalu sebelum ditemukan," kata Sunardi.

Tangkap Raja Keraton Agung Sejagat, Polisi Amankan Surat Palsu yang Dicetak Sendiri oleh Pelaku

Adapun tetangga sekitar terakhir kali melihat Matasan beraktivitas pada Sabtu, (11/1/2020). Selanjutnya dia tidak terlihat dan ditemukan dalam keadaan tidak bernyawa.

Untuk diketahui, Matasan yang berusia 75 tahun hidup seorang diri di dalam rumahnya. Istri dan anaknya sudah tidak lagi tinggal di rumah tersebut.

"Tapi di deket rumah tempat tinggalnya masih banyak saudara-saudaranya, sehari-hari ya sama saudara-saudaranya itu aja, tapi dia memang di rumah sendiri jadi pas kejadian enggak ada yang tahu," jelasnya.

Adapun polisi yang mendapatkan kabar penemuan jasad kakek meninggal dunia di dalam rumahnya langsung melakukan olah tempat kejadian perkara.

"Tidak ada bekas luka akibat kekerasan, dari informasi keluarga, dia (Matasan) mengidap penyakit lambung, keluarga juga menolak untuk diotopsi dan sudah membuat surat pernyataan," tadnasnya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved