Musim Hujan, Jalan Pejuang Pondok Ungu Bekasi Rusak Parah

Memasuki musim hujan, ruas Jalan Pejuang Pondok Ungu, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi mengalami kerusakan cukup parah.

Musim Hujan, Jalan Pejuang Pondok Ungu Bekasi Rusak Parah
TRIBUNJAKARTA.COM/Yusuf Bachtiar
Kondisi Jalan Pejuang Pondok Ungu Medan Satria Kota Bekasi rusak parah. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, MEDAN SATRIA - Memasuki musim hujan, ruas Jalan Pejuang Pondok Ungu, Kecamatan Medan Satria, Kota Bekasi mengalami kerusakan cukup parah.

Pantauan TribunJakarta.com, kerusakan jalan berupa permukamaan aspal yang berlubang dengan diameter cukup besar dan jumlah yang lumayan banyak.

Kondisi ini tentu menyulitkan setiap pengendara yang melintas baik roda dua maupun roda empat.

Kondisi Jalan Pejuang Pondok Ungu Medan Satria Kota Bekasi rusak parah.
Kondisi Jalan Pejuang Pondok Ungu Medan Satria Kota Bekasi rusak parah. (TRIBUNJAKARTA.COM/Yusuf Bachtiar)

Mereka cenderung memperlambat laju kendaraan agar tak terperosok saat melintas.

Selain itu, permukaan jalan berlubang juga dipenuhi air yang menggenang.
Pemandangan ini terjadi sepanjang kurang lebih 300 meter di Jalan Pejuang Bekasi.

Wisnu (34), warga sekitar mengatakan, kondisi jalan rusak sudah terjadi cukup lama.

Awalnya, kerusakan belum separah seperti saat ini, hujan dan genangan air membuat aspal mudah terkikis dan menimbulkan kerusakan lebih luas.

"Awalnya belum separah ini, cuma pas musim hujan aja makin parah lubangnya makin banyak," kata Wisnu, Rabu (15/1/2020).

Jalan Pejuang Pondok Ungu merupakan akses utama lalu lintas kendaraan dari Jalan Sultan Agung menuju kawasan Bekasi Utara.

Yuni Shara Kebanjiran: Biasanya Saya Menolong Orang, Tahun Ini Menolong Diri Sendiri

Status Tanggap Darurat Bencana Kota Bekasi Berakhir, Pemkot Beri Pengecualian Daerah Terdampak Parah

Jalan tersebut juga kerap dilintasi kendaraan berat pangangkut keperluan logistik sejumlah pabrik yang ada di Kaliabang dan sekitarnya.

"Enggak ada lubang aja jalan udah sering macet, apalagi ada lubang makin parah macetnya, bahaya juga kalau banyak lubang gini motorkan ngeri," tegasnya.

Dia berharap, perbaikan jalan dapat segera dilakukan secara permanen. Sebab, jika dibiarkan khawatir akan menimbulkan korban jiwa bagi pengendara.

"Mudah-mudahan cepet dibenerin aja, enggak nyaman kalau melintas di jalan kondisinya kaya gini," terangnya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved