Rencana Penataan Jalan Sabang Ditolak Pengusaha, Wakil Wali Kota Jakpus Salahkan Konsultan

Untuk diketahui, Kebon Bang Jaim merupakan akronim dari kawasan Kebon Sirih, Jalan Sabang, Jalan Jaksa, dan Jalan Wahid Hasyim.

Rencana Penataan Jalan Sabang Ditolak Pengusaha, Wakil Wali Kota Jakpus Salahkan Konsultan
TRIBUNJAKARTA.COM/DIONSIUS ARYA BIMA SUCI
Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi saat ditemui di Gedung DPRD DKI, Jalan Kebon Sirih, Jakarta Pusat, Rabu (15/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Rencana penataan kawasan Kebon Bang Jaim yang akan dilakukan oleh Pemprov DKI mendapat penolakan dari para pengusaha Jalan Sabang.

Untuk diketahui, Kebon Bang Jaim merupakan akronim dari kawasan Kebon Sirih, Jalan Sabang, Jalan Jaksa, dan Jalan Wahid Hasyim.

Menanggapi hal tersebut, Wakil Wali Kota Jakarta Pusat Irwandi pun menyalahkan pihak konsultan yang diberi kepercayaan membuat konsep penataan kawasan itu.

Menurutnya, pihak konsultan tidak berkomunikasi terlebih dahulu dengan masyarakat dan pengusaha di kawasan itu sebelum membuat konsep penataan.

"Ya konsep dari konsultan gitu ya, ini kan tender di konsultan. Pemenang konsultan ini kan lelang ya," ucapnya, Rabu (15/1/2020).

"Jadi kadang ada konsultan enggak komunikasi dengan masyarakat sekitar, tidak tanya dulu segala macam, enggak ngerti masalah Sabang dan kelahiran Sabang juga enggak tahu," tambahnya.

Imbasnya, para pengusaha yang tergabung dalam Paguyubang Pengusaha Jalan Sabang (PPS) pun ramai-ramai menolak rencana tersebut.

Pasalnya, konsep penataan kawasan yang dibuat oleh pihak konsultan dianggap merugikan para pengusaha yang telah merintis usaha di kawasan itu sejak puluhan tahun lalu.

"Nah mungkin mereka khawatir, ini akan kita kaji lagi," ujarnya saat ditemui di Gedung DPRD DKI Jakarta, Jalan Lebon Sirih, Jakarta Pusat.

Irwandi pun meminta para pengusaha itu tidak khawatir lantaran konsep yang telah direncanakan sebelumnya bisa saja diubah setelah mendengar masukan dari mereka.

"Ya kita ingin Jalan Sabang itu jadi bisa tertata. Kita juga belum tentu langsung pakai (konsep) ini 100 persen," kata Irwandi.

Ia menambahkan, hal ini pun akan dijadikan pelajaran bagi pihaknya untuk mengkaji ulang penataan kawasan Kebon Bang Jaim sehingga wilayah itu bisa menjadi destinasi wisata unggulan di Jakarta.

"Ini pengalaman buat kita. Tapi kan itu baru nuansa, nuansa bisa saja mau dibuat segala macam. Tapi kita ingin lebih menata lagi menjadi destinasi wisata kuliner," tuturnya.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved