Seorang Pegawai EO Disekap 3 Rekan Kerjanya di Pulogadung Jakarta Timur Selama 8 Hari Karena Uang

Pegawai Event Organizer (EO) di Pulomas Kayu Putih, Pulogadung Jakarta Timur berinisial MS disekap selama delapan hari oleh tiga rekan kerjanya.

Seorang Pegawai EO Disekap 3 Rekan Kerjanya di Pulogadung Jakarta Timur Selama 8 Hari Karena Uang
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Jajaran Polda Metro Jaya saat menggerebek rumah sekaligus kantor yang digunakan untuk menyekap korban di Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (15/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PULOGADUNG - Satu pegawai Event Organizer (EO) di kawasan Pulomas, Kelurahan Kayu Putih, Pulogadung Jakarta Timur berinisial MS disekap selama delapan hari oleh tiga rekan kerjanya sendiri.

Penyekapan MS dibongkar jajaran Ditreskrimum Polda Metro Jaya yang melakukan penggerebekan di Jalan Pulo Mas Barat IV RT 06/RW 13 Rabu (15/1/2020) malam.

Dirkrimum Polda Metro Jaya Kombes Suyudi Ario Seto mengatakan hasil penyelidikan sementara didapati bahwa motif penyekapan MS karena masalah hutang.

"Diduga ini ada kaitannya dengan masalah keuangan. Nanti kita dalami motifnya. Korbannya satu orang," kata Suyudi di Pulogadung, Jakarta Timur, Rabu (15/1/2020).

Untuk sekarang dia belum dapat merinci motif dan barang bukti apa saja yang diamankan dari rumah sekaligus kantor EO tempat MS disekap.

Suyudi hanya menuturkan hasil pemeriksaan sementara mendapati MS juga mengalami tindak penganiayaan dan intimidasi.

"Ada kekerasan di sana, kemudian juga asa intimidasi dan juga penyekapan dilakukan selama beberapa hari disekap. Mungkin ada kaitannya dengan masalah keuangan tadi," ujarnya.

Pantauan wartawan TribunJakarta.com, MS dalam keadaan lemah saat berhasil diselamatkan jajaran Ditreskrimum Polda Metro Jaya.

Bagian bibir MS tampak sedikit lebam layaknya orang habis dipukuli, sementara sorot matanya tak ubah orang kekurangan tidur.

Tak lama MS dibawa meninggalkan lokasi, tiga pelaku yang semuanya laki-laki digelandang ke mobil dalam keadaan tangan terikat di belakang.

Mereka digelandang ke Polda Metro Jaya guna menjalani pemeriksaan atas dugaan tindak pidana penyekapan dan penganiayaan yang dilakukan.

Penulis: Bima Putra
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved