Teror Ulat Bulu

Serangan Ulat Bulu Resahkan Warga, Baru Pertama Kali Terjadi di Tangsel

Dinas Pemadam Kebakaran dan Keselamatan Tangerang Selatan baru pertama kali menangani serangan ulat bulu.

Serangan Ulat Bulu Resahkan Warga, Baru Pertama Kali Terjadi di Tangsel
SRIWIJAYA POST/WAWAN SEPTIAWAN
Sejumlah Ulat Bulu yang menempel di rumah warga di Griya Bangun Sejahterah (GBS) jalan Salak. Kondisi ini membuat warga resah pasalnya jumlah ulat sudah ribuan, Selasa (1/5/2018). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Dinas Pemadam Kebakaran (Damkar) dan Keselamatan Tangerang Selatan (Tangsel) baru pertama kali menangani serangan ulat bulu.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, petugas Damkar Tangsel menyemprotkan air busa ke area Perumahan Hakiki, Serua, Ciputat karena permintaan warga untuk membasmi ulat bulu.

Ulat bulu di perumahan itu sudah meresahkan, lantaran serangga yang akan bermetamorfosis menjadi kupu-kupu itu sudah membuat sejumlah warga gatal-gatal.

Hal itu diungkapkan Sahroni, Komandan Pleton (Danton) Grup Charlie Damkar Tangsel, saat dihunungi TribunJakarta.com, Rabu (15/1/2020).

"Kita selama ini belum pernah melakukan itu, pembasmian ulat bulu. Pas tahun dulu belum pernah lah," ujar Sahroni.

Sekuriti Perumahan Hakiki, Nadi (38), juga mengakui hal yang sama.

Nadi mengatakan, meningkatnya populasi ulat bulu yang sampai meresahkan warga di perumahan itu baru kali ini terjadi.

Jumlahnya tidak sedikit, bahkan sampai masuk ke rumah, melata di pakaian warga.

"Baru kali ini, sebelumnya ada cuma enggak banyak. Sampai masuk ke rumah warga, ada di pakaian. Makanya kalau mau pakai baji digebahin dulu," ujar Nadi di lokasi.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved