Warga Harapan Jaya Bekasi Wajib Siapkan Garasi Sebelum Membeli Mobil

Lela warga setempat mengatakan, spanduk larangan kendaraan roda empat parkir sembarangan sudah ada sejak kurang lebih tiga bulan lalu.

Warga Harapan Jaya Bekasi Wajib Siapkan Garasi Sebelum Membeli Mobil
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Spanduk larangan parkir sembarangan di RW 022 Kelurahan Harapan Jaya Bekasi. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI UTARA - Ruas jalan kampung Bulak Macan, tepatnya di RW022, Kelurahan Harapan Jaya, Kecamatan Bekasi Utara, Kota Bekasi marak dijumpai spanduk larangan parkir sembarangan kendaraan roda empat.

Uniknya, spanduk larangan berisi imbauan setiap warga yang hendak membeli mobil, wajib menyiapkan garasi terlebih dahulu agar tidak parkir di badan jalan dan menggangu pengguna jalan lain.

"Siapkan garasinya dulu, sebelum beli mobil, jalan kampung adalah milik warga Bro.., bukan garasi pribadimu, jangan rampas hak jalan untuk orang lain," begitu bunyi spanduk larangan parkir sembarangan di Harapan Jaya.

Pantauan TribunJakarta.com, spanduk larangan parkir sembarangan itu terpasangan di beberapa titip.

Ukuran spanduk yang cukup besar dipasang membentang, letak pemasangan dibuat sedemikian rupa agar memepermudah setiap pengguna jalan atau warga yang melintas.

Ada yang dipasangan di persis pintu masuk menuju akses jalan kampung, adapula di persimpangan jalan yang berada di dalam serta, beberapa titik lain yang jumlahnya cukup banyak.

Lela warga setempat mengatakan, spanduk larangan kendaraan roda empat parkir sembarangan sudah ada sejak kurang lebih tiga bulan lalu.

"Sekitar bulan oktoberlah kira-kira spanduk mulai dipasangan, jadi awalnya juga dikasi selebaran dulu cuma masih tetep ada mobil parkir sembarangan terus enggak lama dipasang spanduk," kata Lela, Rabu, (15/1/2020).

Azas Tigor Nainggolan Sebut Korban Banjir yang Menggugat Pemprov DKI Bisa Terus Bertambah

Sebagai warga, dia sangat setuju pemnerlakuan kebijakan larangan parkir sembarangan khusus pemilik roda empat. Sebab, sebelum ada larangan, banyak warga pemilik mobil pakir di badan jalan hingga menimbulkan kemacetan.

Halaman
12
Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved