Teror Ular Kobra

Berada di Kawasan Rawan Penemuan Ular, Begini Bentuk Antisipasi dari Pihak RSUD Cipayung

RSUD ini juga diresmikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada tanggal 15 Agustus 2018.

Berada di Kawasan Rawan Penemuan Ular, Begini Bentuk Antisipasi dari Pihak RSUD Cipayung
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Direktur RSUD Cipayung dr Nikensari (kiri) dan Kepala Seksi Damkar Sektor Cipayung, Martonang (kanan) di RSUD Cipayung, Kamis (16/1/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Berada di kawasan dengan penemuan ular yang termasuk tinggi, Direktur Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) Cipayung dr Nikensari ungkap sudah lakukan antisipasi.

RSUD Cipayung termasuk kelas D dan terletak di Jalan Mini III, Cipayung, Jakarta Timur.

RSUD ini juga diresmikan langsung oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan pada tanggal 15 Agustus 2018.

Menurut Niken, RSUD Cipayung menjadi satu-satunya RSUD kelas D yang dibangun di atas lahan kosong.

Sementara sisanya biasanya di bangun di atas tanah yang dulunya gedung maupun Pusat Kesehatan Masyarakat (Puskesmas).

Oleh sebab itu, Niken sudah mengetahui bahaya penemuan ular dan ia sudah melakukan antisipasi untuk hal tersebut.

"Tentunya kita sudah mengetahui hal tersebut. Apalagi sebelumnya saat belum peresmian ular sempat ditemukan di area RSUD Cipayung. Pelatihan snake awareness seperti ini juga kita hadirkan sebagai satu diantara bentuk antisipasi," katanya di Jakarta Timur, Kamis (16/1/2020).

Meskipun pertama kali bekerjasama dengan pemadam kebakaran untuk pelatihan manajemen resiko bahaya ular, Niken berharap pelatihan ini dapat meningkatkan kapasitas karyawan RSUD Cipayung.

"Guna meningkatkan kapasitas tadi makanya kita wajibkan pelatihan ini untuk petugas keamanan dan kebersihan," sambungnya.

Selanjutnya, bentuk antispasi laninnya yang sudah dilakukan ialah penutupan akses untuk mencegah ular masuk.

Seperti pintu belakang yang ditutup karena area sekitar RSUD yang masih terdapat lahan kosong maupun semak-semak.

Selain itu, berkordinasi dengan petugas pemadam kebakaran juga menjadi bagian dari bentuk antisipasi lainnya.

"Jadi mulai dari cek monitoring, tidak memberi akses serta cepat lapor. Jadi begitu ada ular kita cepat melaporkan pada petugas damkar," ujarnya.

Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved