Motornya Dirampas Mata Elang, Laporan Reymond Purba Diterima Polsek Metro Tanah Abang

Polsek Metro Tanah Abang Jakarta Pusat telah menerima laporan korban perampasan motor oleh debt collector yang dialami Reymond Purba.

Motornya Dirampas Mata Elang, Laporan Reymond Purba Diterima Polsek Metro Tanah Abang
TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Tanda bukti laporan korban perampasan motor dari pihak leasing, Reymond Purba (32), di Polsek Metro Tanah Abang, Jakarta Pusat, Kamis (16/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - Polsek Metro Tanah Abang Jakarta Pusat telah menerima laporan korban perampasan motor oleh debt collector yang dialami Reymond Purba.

Tanda bukti laporan Reymond Purba tercatat dengan nomor 033 / K / 1 / 2020 SEK TRO TA.

Pada tanda bukti laporan ini, polisi mencatat kasus yang menimpa Reymond sebagai perkara pemerasan dan ancaman dan atau percobaan pencurian.

Pasal yang dapat digunakan yakni tertulis pada bukti laporan tersebut yaitu Pasal 368 jo 363 Jo 53 KUHP.

Masih dalam catatan bukti laporan Reymond, perkara ini terjadi di depan Tempat Pemakaman Umum Karet Bivak, Jakarta Pusat, pukul 08.00 WIB, Kamis (16/1/2020).

Dijumpai TribunJakarta.com di Polsek Metro Tanah Abang, Reymond menjelaskan kronologinya.

"Ada dua orang yang mengejar saya, ngakunya dari pihak leasing. Motor saya langsung dirampas," kata Reymond.

Harga Cabai Tembus Rp 75.000 per Kilogram di Bekasi

Bapak dan Anak Memperebutkan Seorang Janda, Kisah Cinta Segitiga Mereka Berujung Maut

Alasan motornya dirampas, yakni diduga menunggak selama tiga bulan.

"Saya akui memang menunggak, tapi belum genap tiga bulan. Sebelumnya juga pihak leasing sudah hubungi saya, omong baik-baik," jelas dia.

Kendati begitu, dia mengatakan tak terima dengan tindakan mata elang atau orang suruhan pihak leasing.

"Caranya ini yang tidak baik-baik. Tadi saya sudah bilang sama mata elang itu untuk sama-sama ke Polsek Tanah Abang, tapi malah dibentak-bentak saya. Tidak lama dia kabur," tuturnya.

Kini, ibunda Reymond pun mendatangi putranya di Polsek Metro Tanah Abang lantaran khawatir.

"Khawatir ini anak saya tadi telepon, katanya dirampas motornya, saya khawatir," ujar ibunda Remon yang enggan menyebut nama.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved