Banjir di Tangerang Selatan

Pascabanjir, IDI Tangsel Soroti Genangan di Lahan Kosong Jadi Lokasi Sarang Nyamuk

Kondisi genangan yang dimaksud adalah yang bertahan lebih dari lima hari sesuai siklus berkembang biak nyamuk paling cepat.

Pascabanjir, IDI Tangsel Soroti Genangan di Lahan Kosong Jadi Lokasi Sarang Nyamuk
TRIBUNJAKARTA.COM/JAISY RAHMAN TOHIR
Banjir mengepung sejumlah titik di Jalan Aria Putra (dekat persimpangan Eyang Agung), Ciputat, Tangerang Selatan (Tangsel) pada Rabu (1/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, SERPONG - Ketua Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Tangerang Selatan (Tangsel) Imbar Umar Ghazali, menyoroti genangan yang tertinggal pasca-banjir awal tahun 2020.

Imbar mengatakan, genangan yang tersisa itu bisa berpotensi menjadi sarang nyamuk.

Kondisi genangan yang dimaksud adalah yang bertahan lebih dari lima hari sesuai siklus berkembang biak nyamuk paling cepat.

"Genangan air ini baru seminggu yang jadi bahaya, untuk proses bertelur, menetas, dan jadi nyamuk, paling cepat lima hari," ujar Imbar saat ditemui di Kantor Dinas Kesehatan Tangsel, Serpong, Kamis (16/1/2020).

Imbar menyoroti lahan kosong tak terurus yang kerap menyisakan genangan.

"Karena kan kalau di permukiman ada warga yang mengurisi bersih-bersih. Saya justru khawatirnya di lahan kosong," ujarnya.

Imbar mengatakan, lahan kosong itu harus menjadi perhatian warga sekitar.

Pasalnya nyamuk apa saja bisa berkembang di genangan pada lahan kosong itu termasuk Aedes Aegypti penyebab Demam Berdarah Dengue.

"Ya nyamuk apa saja bisa di situ," ujarnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved