Sindikat Pencurian Mobil dan Motor

Pengakuan Anggota Sindikat Curanmor di Jakut: Sudah 20 Kali Beraksi, Ternyata Residivis Kasus Serupa

RK, salah satu tersangka pencurian kendaraan bermotor yang ditangkap Polres Metro Jakarta Utara, mengaku sudah 20 kali beraksi.

Pengakuan Anggota Sindikat Curanmor di Jakut: Sudah 20 Kali Beraksi, Ternyata Residivis Kasus Serupa
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Tersangka kasus pencurian kendaraan bermotor, RK, saat diekspose di Mapolres Metro Jakarta Utara, Kamis (16/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, KOJA - RK, salah satu tersangka pencurian kendaraan bermotor yang ditangkap Polres Metro Jakarta Utara, mengaku sudah 20 kali beraksi.

Dirinya mengaku biasa mencuri motor di dua wilayah, yakni di sekitaran Cilincing dan Koja, Jakarta Utara.

"Sudah 20 kali, pak. Biasa di Koja sama Cilincing, pak," kata RK di Mapolres Metro Jakarta Utara, Kamis (16/1/2020).

RK juga ternyata adalah residivis kasus serupa. Dia pernah ditangkap beberapa tahun lalu.

Dinginnya lantai tahanan tak membuat pria ini kapok. Setelah mengenal YH, tersangka penadah dalam kasus ini, RK kembali tergiur dengan upah yang ditawarkan untuk sekali mencuri motor.

"Per motor dapat Rp 3 juta. Sehari bisa satu. Diopernya selalu ke YH," ucap RK.

Penangkapan RK adalah pengembangan dari tertangkapnya MAA, tersangka lainnya dalam kasus ini.

Awalnya, ada unggahan salah satu akun di media sosial yang menuliskan soal kehilangan motor.

Akun itu mengunggah kejadian pencurian motor di wilayah Rawabadak Utara, Koja, Jakarta Utara pada 1 November 2019 lalu.

Halaman
12
Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved