Raja Keraton Agung Sejagat Pernah Terlilit Utang Rp 1,3 M saat Tinggal di Kampung Bandan

Setelah terlilit utang, Toto diketahui sudah perlahan-lahan menghilang dari kontrakannya di Kampung Bandan, RT 12/RW 05 Ancol, Pademangan, Jakarta Uta

Raja Keraton Agung Sejagat Pernah Terlilit Utang Rp 1,3 M saat Tinggal di Kampung Bandan
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Suasana lahan di pinggir rel kereta Stasiun Kampung Bandan, Ancol, Pademangan, Jakarta Utara, yang diketahui pernah menjadi lokasi kontrakan tempat Toto Santoso tinggal. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Gerald Leonardo Agustino

TRIBUNJAKARTA.COM, PADEMANGAN - Raja Keraton Agung Sejagat, Toto Santoso (41), diketahui sempat terlilit utang ketika masih tinggal di Kampung Bandan, Ancol, Jakarta Utara.

Kapolres Metro Jakarta Utara Kombes Budhi Herdi Susianto mengatakan, jumlah utang tersebut mencapai Rp 1,3 miliar.

Uang itu dipinjam Toto dari salah satu bank.

"Saudara Toto ini juga pernah melakukan peminjaman atau utang ke bank yang saat itu diketahui oleh ketua RT. Berdasarkan keterangannya sekitar Rp 1,3 miliar," kata Budhi di Mapolres Metro Jakarta Utara, Kamis (16/1/2020).

Namun, setelah terlilit utang, Toto diketahui sudah perlahan-lahan menghilang dari kontrakannya di Kampung Bandan, RT 12/RW 05 Ancol, Pademangan, Jakarta Utara.

Ketika Toto sudah tak lagi tinggal di sana, pihak bank bahkan sempat mendatangi ketua RT setempat untuk menanyakan perihal hutang tersebut.

"Ketua RT tahu dan pernah didatangi oleh pihak bank yang intinya akan menagih hutang kepada saudara Toto," jelas Budhi.

Adapun Toto pernah tinggal di sebuah kontrakan di pinggir rel kereta Stasiun Kampung Bandan.

Kontrakan tempat tinggal Toto pada sekitar tahun 2011-2016 silam berupa rumah semi permanen berbahan kayu.

Halaman
12
Penulis: Gerald Leonardo Agustino
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved