Tawuran di Jalan Semeru Grogol Mengakibatkan Satu Orang Kritis, Polisi Mengamankan 16 Orang

Sampai hari ini Hadi Iqbal Ramdhani masih kritis di Rumah Sakit Tarakan, Jakarta Pusat usai terkena luka bacok di bagian perut, pundak dan tangannya

Tawuran di Jalan Semeru Grogol Mengakibatkan Satu Orang Kritis, Polisi Mengamankan 16 Orang
TRIBUNJAKARTA.COM/ELGA HIKARI PUTRA
Pelaku tawuran di Jalan Semeru saat dihadirkan di Mapolres Metro Jakarta Barat, Rabu (15/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Elga Hikari Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, PALMERAH - 16 tersangka tawuran di Jalan Semeru, Grogol Petamburan, Jakarta Barat dijejerkan di depan lobby Mapolres Metro Jakarta Barat.

Tak lama kemudian, 10 diantaranya diarahkan masuk ke dalam karena masih di bawah umur. 

Hanya enam orang saja yang dibiarkan bertahan mendengarkan penjelasan polisi mengenai kasus yang menyeretnya ke penjara.

Dari enam tersangka itu, ada tiga yang kakinya masih diperban usai dihadiahi timah panas. Sebab, saat mereka berusaha menyerang petugas saat akan ditangkap.

Ketiganya yakni SWP (18), AR (19) dan RND (19) anggota geng Kebon Pisang (Bonpis).

Saat kejadian, tiga orang ini adalah eksekutor yang membacok anggota geng Borobudur bernama Hadi Iqbal Ramdhani (21) hingga kritis.

Cari Eksistensi

Kapolres Metro Jakarta Barat, Kombes Pol Audie S Latuheru menjelaskan, tawuran yang dilakukan geng Bonpis dan geng Borobudur di sepanjang Jalan Semeru pada Minggu (12/1/2020) dini hari hanya didasari masalah sepele. 

Mereka ingin mencari eksistensi di antara kelompok pemuda kawasan Grogol.

Halaman
1234
Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved