Breaking News:

Meronta di Penjara Hanya Modus, Pria Ngaku Nabi Terakhir Ini Ketahuan Bohongi Polisi

Mengaku sebagai nabi terakhir, Paruru Daeng Tau, warga Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, ditangkap polisi. Ia pernah ketahuan bohong saat dipenjara.

Editor: Y Gustaman
Kompas.com/Amran Amir
Paruru Daeng Tau mendekam di rumah tahanan Polres Tana Toraja, Jumat (1/17/2020). Warga asal Kabupaten Gowa, Sulawesi Selatan, yang juga pimpinan organisasi Lembaga Pelaksana Amanah Adat dan Pancasila (LPAAP) di Tana Toraja ini dianggap meresahkan karena ajaran yang dianutnya bertentangan dengan kaidah dan ajaran Islam. Ia mengaku sebagai nabi terakhir. 

Nistakan Agama 

MUI Tana Toraja secara resmi melaporkan Paruru pada Senin (2/12/2019) dengan dugaan penistaan agama.

Laporan ini dilakukan dengan alasan dikhawatirkan akan menyebarkan lagi ajaran tersebut.

Kasat Reskrim Polres Tana Toraja AKP Jon Paerunan mengatakan, saat ini para pengikut ajaran itu diberikan tausiyah untuk kembali ke ajaran Islam yang sebenarnya.

Di Dusun Mambura terdapat delapan kepala keluarga atau sekitar 50 orang jadi pengikutnya.

“Laporan pengaduan baru masuk, kami segera melakukan penyelidikan dan juga mengundang pihak-pihak yang dapat dimintai keterangan,” ujar Jon Paerunan.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul: Pria di Gowa Mengaku Nabi Terakhir, Sebut Puasa dan Shalat Tak Wajib, Cukup Sembahyang 2 Kali Sehari

Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved