Selonjoran di Tengah Jalan Margonda, Wanita Ini Bikin Macet Lalu Lintas

Wanita yang diketahui berinisal AF (17) ini diduga depresi hingga nekat membahayakan dirinya juga pengendara yang melintas di Jalan Raya Margonda.

Selonjoran di Tengah Jalan Margonda, Wanita Ini Bikin Macet Lalu Lintas
Satpol PP Kota Depok
AF ketika diamankan petugas Satpol PP Kota Depok. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, PANCORAN MAS ­– Arus lalu lintas di Jalan Raya Margonda, Pancoran Mas, Kota Depok, siang ini sempat tersendat lantaran ada seorang wanita yang duduk selonjor di tengah jalan dari arah Kantor Wali Kota Depok menuju Simpang Ramanda.

Menanggapi laporan adanya wanita yang duduk di tengah jalan, tim reaksi cepat (TRC) Satuan Polisi Pamong Praja (Satpol PP) Kota Depok pun segera terjun ke lokasi mengamankan wanita tersebut.

“Awalnya ada informasi dari masyarakat ada wanita yang duduk di tengah jalan, selanjutnya langsung diamankan oleh TRC (tim reaksi cepat) karena kan berimbas kemacetan juga, dan langsung kami amankan ke kantor,” kata Kepala Satpol PP Kota Depok Lienda Ratnanurdianny, Jumat (17/1/2020).

Lienda mengatakan, wanita yang diketahui berinisal AF (17) ini diduga depresi hingga nekat membahayakan dirinya juga pengendara yang melintas di Jalan Raya Margonda.

“Diduga wanita ini depresi ya, karena ketika dimintai keterangan dia malah cengar-cengir, dan beralasan hanya ingin duduk-duduk saja di tengah jalan,” tambah Lienda.

Lanjut Lienda, ketika dimintai keterangan lebih lanjut dan mendalam, wanita ini malah memberikan jawaban yang berubah-rubah.

“Kadang ia bisa menjawab, kadang juga tidak. Jawabannya juga terus berubah-rubah ya,” ujar Lienda.

Minta Nambah Bersetubuh, Keinginan Tukang Cilok Tak Terpenuhi hingga Gelap Mata Bunuh Teman Kencan

Selatan Jakarta Coffee, Tempat Ngopi di Pasar Santa: Berawal dari Konsep MLM hingga Barista Ramah

Seorang Tunawisma Jadi Korban Tabrak Lari di Depok, Ada Luka Robek di Kepala dan Kaki

Terakhir, Lienda menuturkan pihaknya menyerahkan wanita ini ke Dinas Dosial Kota Depok.

“Tupoksi kami hanya untuk mengamankan lantaran dia sudah menggangu ketentraman, kenyamanan dan ketertiban umum. Selanjutnya kami serahkan pada Dinas Sosial untuk ditangani lebih lanjut,” pungkasnya.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved