Bawa Senjata Tajam, Dua Kelompok Pelajar di Lubang Buaya Tawuran Kabur Saat Mau Diamankan

Dalam video pendek tersebut, tampak remaja menenteng celurit, golok sisir bergerombol hendak menyerang kelompok lain.

Bawa Senjata Tajam, Dua Kelompok Pelajar di Lubang Buaya Tawuran Kabur Saat Mau Diamankan
ISTIMEWA/Tangkap layar Instagram @warung_jurnalis
Penggalan video tawuran di Kelurahan Lubang Buaya yang diunggah akun Instagram @warung_jurnalis, Cipayung, Jakarta Timur, Minggu (19/1/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Aksi tawuran sekelompok remaja di wilayah Kelurahan Lubang Buaya, Kecamatan Cipayung, Jakarta Timur terjadi pada Minggu (19/1/2020) dini hari.

Video aksi tawuran viral usai diunggah akun Instagram @warung_jurnalis yang menampilkan sejumlah remaja menenteng senjata tajam (sajam).

Dalam video pendek tersebut, tampak remaja menenteng celurit, golok sisir bergerombol hendak menyerang kelompok lain.

Meski tak menyebut motifnya, Kapolsek Cipayung Kompol Abdul Rasyid mengatakan para remaja yang terlibat masih berstatus pelajar.

"Kalau yang kemarin anak-anak sekolah. Ketika baru mau tawuran polisi datang dan menghalau, sehingga tidak terjadi tawuran," kata Abdul di Cipayung, Jakarta Timur, Minggu (19/1/2020).

Namun Kanit Reskrim Polsek Cipayung Iptu Esti Budi Setyanta menuturkan jajarannya gagal menggamankan para pelajar itu.

Menurutnya ketika anggota Polsek Cipayung tiba di lokasi para pelajar langsung kocar-kacir sehingga menyulitkan petugas.

"Enggak ada yang diamankan karena waktu anggota datang mereka langsung kabur. Untuk motif tawuran belum diketahui pasti," ujarnya.

Aksi tawuran pelajar yang berlangsung sekira pukul 04.00 WIB menambah rentetan kasus tindak pidana di wilayah Kelurahan Lubang Buaya.

Kompol Darmo Suhartono yang sebelum Abdul menjabat Kapolsek Cipayung bahkan menyebut Lubang Buaya jadi wilayah paling rawan di Kecamatan Cipayung.

"Lubang Buaya termasuk padat penduduk, ada 12 RW di sana. Dan ya paling rawan di wilayah hukum saya memang Lubang buaya. Satu, karena perbatasan, dua, luas dan padatnya tadi, lantas banyak kerawanan kriminal kayak tawuran," tutur Darmo, Rabu (3/4/2019).

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved