Breaking News:

Bulan Depan Omah Cendol Akan Bernuansa Adat Jawa: Keuntungan untuk Pembangunan Pesantren Gratis

Omah Cendol atau Rumah Cendol usaha milik Muhammad Dimas Prasetyo (22) atau akrab disapa Dimas bakal berkonsep adat Jawa.

TribunJakarta.com/Nur Indah Farrah Audina
Suasana di Omah Cendol saat ditemui di Jalan Buni, Munjul, Cipayung, Jakarta Timur, Senin (20/1/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Sekiranya bulan depan, Omah Cendol akan berkonsep adat Jawa.

Omah Cendol atau Rumah Cendol, merupakan usaha yang dimiliki oleh anak muda bernama Muhammad Dimas Prasetyo (22) atau akrab disapa Dimas.

Sejak tak lolos tes masuk polisi dan Tentara Nasional Indonesia Angkatan Laut (TNI AL), ia tak pernah mencoba memasukan lamaran ke perusahaan.

Alasan yang tak ingin terikat dan ingin menjadi wirausahawan membuatnya jatuh bangun merintis usaha dari nol.

Sejak duduk dibangku Sekolah Menengah Atas (SMA), Dimas sudah mengumpulkan uang sendiri di dalam celengan.

Sehari minimal Rp 20 ribu pasti ia wajibkan untuk ditabung hingga tepat di tahun 2007, ia mampu membeli mobil pribadi dengan uang sendiri.

Selanjutnya, mobil tersebut ia gunakan untuk batu loncatan usahanya dengan membuka jasa penyewaan mobil.

"Memang tak resmi seperti rental pada umumnya. Saya lebih promosi lewat mulut ke mulut dan dari teman ke teman aja. Alhamdulillah lancar sampai sekarang," katanya kepada TribunJakarta.com, Senin (20/1/2020).

Dalam satu bulan, Rp 3 juta pasti ia kantongi dari penyewaan mobil tersebut.

Halaman
1234
Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved