Demo Buruh di Gedung DPR/MPR, 6.013 Personel Gabungan Disiagakan

Tujuan aksi hari ini, lanjutnya, yaitu menyampaikan penolakan omnibus law dan kenaikan iuran BPJS Kesehatan.

Demo Buruh di Gedung DPR/MPR, 6.013 Personel Gabungan Disiagakan
TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Ribuan buruh kompak berjalan kaki dan menutup jalan raya dari arah Jalan Gatot Subroto menuju Slipi, dekat gedung DPR-MPR RI, pukul 10.35 WIB, Senin (20/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, TANAH ABANG - 6.013 personel gabungan TNI-Polri disiagakan untuk mengamankan demo buruh, di Gedung DPR/MPR RI, Senin (20/1/2020).

Demikian dikatakan Kabid Humas Polda Metro Jaya, Kombes Yusri Yunus, saat diwawancarai Wartawan, di area Gedung DPR/MPR RI, Jakarta Pusat, hari ini.

"Kami siapkan 6.013 personel gabungan TNI-Polri untuk amankan demo buruh hari ini," kata Kombes Yusri Yunus.

Pengamanan ini, lanjutnya, dilakukan sejak buruh berkumpul di Parkir Timur Senayan.

Pengamanan pun berlanjut saat massa buruh melakukan jalan kaki bersama, ke Gedung DPR/MPR RI.

Pantauan TribunJakarta.com di Gedung DPR/MPR RI, massa buruh sedang menyampaikan orasinya, pada pukul 11.44 WIB.

Padahal, hujan deras mengguyur mereka.

Menyoal rekayasa arus lalu lintas, polisi menyatakan tergantung situasi di lapangan.

"Kalau rekayasa arus lalu lintas, ini tergantung situasinya. Kami sudah lakukan rekayasa, seperti kendaraan yang luar jalan tol," kata Kasubdit Gakkum Direktorat Lalu Lintas Polda Metro Jaya, AKBP Fahri Siregar, pada kesempatan yang sama.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved