Viral SDN Samudrajaya 04 Bekasi

Viral Kondisi Memprihatinkan SDN Samudrajaya 04 Bekasi, Adi: Bantuan Pemerintah Belum Ada

Kepala SDN Samudrajaya 04 Bekasi, Adi Siswanto mengatakan, pihaknya sejak lama mengajukan perbaikan bangunan rusak.

Viral Kondisi Memprihatinkan SDN Samudrajaya 04 Bekasi, Adi: Bantuan Pemerintah Belum Ada
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Kondisi SD Negeri Samudrajaya 04 Bekasi yang rusak parah. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, TARUMAJAYA - Kepala SDN Samudrajaya 04 Bekasi di Kecamatan Tarumajaya, Kabupaten Bekasi, Adi Siswanto, mengatakan, pihaknya sejak lama mengajukan perbaikan bangunan ke pemerintah daerah tapi tak pernah jadi prioritas.

"Udah lama pengajuan tapi kemarin belum dapat aja karena liat jumlah murid karena masih cukup ruang kelasnya jadi belum jadi prioritas," kata Adi kepada TribunJakarta.com, Senin, (20/1/2020).

Kepala SDN Samudrajaya 04 Bekasi Adi Siswanto.
Kepala SDN Samudrajaya 04 Bekasi Adi Siswanto. (TRIBUNJAKARTA.COM/YUSUF BACHTIAR)

Kerusakan bangunan sekolah sudah terjadi sekitar tahun 2014, bantuan renovasi kecil pernah diberikan melakui CSR Pertamina.

Namun sejak bantuan renovasi kecil itu, perbaikan skala besar belum pernah dilakukan.

Padahal, kondisi bangunan sekolah yang diketahui dibangun tahun 2000 itu sudah mengalami kerusakan.

"Ada penjaga cuma ya kebetulan perempuan kalau buat betulin genteng kami tidak tega paling ya sebisa kita aja (perbaikan)," jelas dia.

Adi menjelaskan, terdapat tiga ruang kelas yang kondisinya rusak berat. Ruang tersebut biasa digunakan untuk siswa kelas 4, 5 dan 6.

Pantauan TribunJakarta.com, kerusakan paling mencolok ada pada atap yang hampir seluruh ruang kelas mengalami bocor serta langit-langit plafon bolong.

Kemudian, kerusakan juga terlihat pada jendela dan daun pintu yang hampir seluruhnya tak memiliki kunci.

Ditambah dengan dinding dan lantai tiap ruangan yang terlihat gompal dan pecah, beberapa bahkan sampai terlihat lapisan tanah akibat ubin yang mengelupas.

"Kalau untuk rehab berat kita emang gak bisa karena gak sanggup," tandasnya.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved