Breaking News:

Alamat Pemenang Tender Disoal

Alamat Pabrik Tahu Dipakai Kantor Pemenang Revitalisasi Monas, Pemprov DKI: Yang Penting Kerjanya

Kantor pemenang tender proyek revitalisasi monas ditemukan pabrik tahu, anggota Fraksi PSI DPRD DKI Jakarta kritik, Pemprov DKI Jakarta membela.

KOMPAS.COM/DEAN PAHREVI/CYNTHIA LOVA)
Kolase Lokasi Kantor PT Bahana Prima Nusantara dan Monas 

Seperti diketahui, Fraksi PSI menemukan adanya kejanggalan alamat PT Bahana Prima Nusantara selaku pemenang tender revitalisasi Monas.

Pemprov DKI Jakarta Membela

Kepala Dinas Cipta Karya, Tata Ruang, dan Pertanahan (Citata) DKI Jakarta Heru Hermawanto angkat bicara soal keraguan Fraksi PSI terhadap perusahaan pemenang tender revitalisasi Monas.

Menurutnya, PT Bahana Prima Nusantara selaku kontraktor revitalisasi Monas merupakan perusahan yang kredibel dalam menjalankan proyek tersebut.

Pasalnya, perusahaan yang beralamat di Jalan Nusa Indah Nomor 33, Ciracas, Jakarta Timur itu memiliki rekam jejak baik dalam menjalankan berbagai proyek pembangunan milik pemerintah.

Salah satunya ialah pembangunan Masjid Raya Sumatera Barat (Sumbar) yang sangat megah dan indah.

"Kontraktornya pernah membangun di Masjid Agung Sumbar dan pekerjaannya saya kira bagus," ucapnya, Selasa (21/1/2020).

Meski awalnya sempat ragu dengan kontraktor tersebut, namun Heru menepis anggapan tersebut setelah melihat berbagai proyek yang dibangun oleh PT Bahana Prima Nusantara.

"Kalau kontrak abal-abal bisa dilihat pekerjaannya benar atau tidak," ujarnya di Balai Kota, Gambir, Jakarta Pusat.

"Tadinya memang pertama agak meragukan, tapi ternyata bagus perkejaannya," tambahnya menjelaskan.

Untuk itu, Heru meminta kejanggalan soal alamat PT Bahana Prima Nusantara tidak dibesar-besarkan.

Pasalnya, ia menganggap, kontraktor tersebut memiliki kredibilitas untuk menjalankan proyek revitalisasi Monas.

"Masalah kontraktor yang penting coba lihat pekerjaannya dapat berjalan atau tidak. Menurut saya faktanya seperti itu," tuturnya.

DPRD DKI Bakal Panggil Kontraktor

Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI Justin Adrian mengatakan, pihaknya akan mendalami temuan kejanggalan alamat kontraktor pemenang tender revitalisasi Monas.

Ia pun menyebut, DPRD DKI bisa saja memanggil langsung pihak kontraktor apabila Dinas Cipta Karya, Pertanahan, dan Tata Ruang (Citata) tidak bisa menjelaskan masalah tersebut.

"Ya kemungkinan (PT Bahana Prima Nusantara dipanggil), kalau dari Citata enggak bisa kasih keterangan utuh," ucapnya, Selasa (21/1/2020).

"Bisa jadi kita panggil (PT Bahana Prima Nusantara)," tambahnya menjelaskan.

Dengan nilai proyek yang mencapai Rp 71,3 miliar, Justin menyebut, DPRD DKI dan masyarakat perlu tahu siapa pihak yang menjalankan proyek revitalisasi Monas.

Hal ini juga bertujuan untuk menghindari terulangnya kasus pengadaan Uninterruptible Power Supply (UPS) seperti saat era Gubernur Basuki Tjahaja Purnama (BTP) alias Ahok.

"Ini akan kita gali lebih dalam lagi, termasuk Dinas Citata. Saya warga Jakarta dan kita masih teringat juga kasus UPS, pemenang tendernya kan alamat kantornya tempat fotokopi," tuturnya.

Penulis: Suharno
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved