Breaking News:

Alamat Pemenang Tender Disoal

Kejanggalan Alamat Pemenang Tender Revitalisasi Monas, PSI: Setelah Dicek Ketemunya Pabrik Tahu

Justin pun mengaku sempat meminta kader PSI lainnya untuk melakukan pengecekan di alamat perusahaan tersebut

Tribun Jakarta/Anggie Lianda
Monumen Nasional (Monas) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dionisius Arya Bima Suci

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Anggota DPRD DKI Jakarta dari Fraksi PSI Justin Adrian membeberkan kronologi dirinya menemukan adanya kejanggalan alamat perusahaan kontraktor pemenang tender revitalisasi Monas senilai Rp 71,3 miliar.

Ia mengatakan, awalnya dirinya hanya ingin mencari informasi terkait proyek revitalisasi kawasan Monas yang menyebabkan ratusan pohon ditebang.

Pasalnya, Komisi D DPRD DKI Jakarta akan memanggil Dinas Cipta Karya, Pertanahan, dan Tata Ruang (Citata) DKI Jakarta pada Rabu (22/1/2020) esok.

"Saya langsung menggali informasi lebih jauh untuk nanti dimintai klarifikasinya kepada Dinas Citata," ucapnya, Selasa (21/1/2020).

Saat sedang mencari informasi tersebut, Justin menyebut, dirinya mendengar kabar dari rekannya di Komisi B yang kemarin Senin (20/1/2020) melakukan peninjauan ke Monas bahwa tidak ada satupun pihak di lokasi yang bisa dimintai keterangan soal revitalisasi kawasan itu.

"Jadi saya mulai juga mengecek kontraktornya. Ternyata saya temukan alamat google, ternyata begitu kondisinya (alamat perusahaan berada di tengah pemukiman warga)," ujarnya saat dikonfirmasi.

Justin pun mengaku sempat meminta kader PSI lainnya untuk melakukan pengecekan di alamat perusahaan tersebut

"Saya minta pengurus partai di Ciracas untuk negecek lokasi dan katanya mereka hanya menemukan pabrik tahu," kata Justin.

Untuk itu, ia mengaku akan segera meminta penjelasan Dinas Citata terkait masalah alamat kontraktor pemenang tender yang dinilainya janggal.

"Kalau nilai kontraknya itu Rp 71 miliar lebih berarti kualifikasinya cukup tinggi. Karena itu kita mau tahu siapa kontraktornya," tuturnya.

"Ini enggak menghakimi, cuma kantornya kurang meyakinkan saja," tambahnya menjelaskan.

Seperti diketahui, Fraksi PSI menemukan adanya kejanggalan alamat PT Bahana Prima Nusantara selaku pemenang tender revitalisasi Monas.

Siswa Ditangkap Polisi Kasus Pembacokan, SMAN 60 Bakal Tingkatkan Komunikasi dengan Orangtua Murid

Hal ini disampaikan anggota DPRD DKI dari Fraksi PSI Justin Adrian lewat unggahan di akun twitter miliknya (@JustinPsi).

Dalam unggahannya itu, Justin menyebut, kantor PT Bahana Prima Nusantara beralamat di Jalan Nusa Indah Nomor 33, Ciracas, Jakarta Timur.

Namun, saat dicek lewat google maps, alamat tersebut berada di pemukiman warga.

"Pemprov @DKIJakarta lelang konstruksi Penataan Monas, nilai HPS Rp 71,3 M. Pemenang : PT Bahana Prima Nusantara. Alamat : Jalan Nusa Indah No 33, Ciracas, Jakarta Timur. Dicek di google maps, lokasinya kurang meyakinkan nih," ucapnya dalam unggahan tersebut.

Unggahan itu pun telah diretweet lebih dari 1.400 kali dan anggota DPRD DKI dari Fraksi PSI lainnya, yaitu William Aditya Saran turut mengomentarinya

Dalam unggahannya di twitter (@willsarana), politisi 23 tahun ini pun mempertanyakan alamat perusahaan pemenang tender Monas tersebut.

"Proyek di Monas sampai 71,3 Miliar Rupiah tapi pemenang tender lokasinya pas dicek di google maps ko diperkampungan begitu? Bisa dijaskan pak gub @aniesbaswedan," tulis William.

Penulis: Dionisius Arya Bima Suci
Editor: Muhammad Zulfikar
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved