Breaking News:

Bus Terguling di Subang

Kesaksian Korban Selamat Laka Maut Bus di Subang, Sebut Sopir Sempat Lakukan Ini Sebelum Kejadian

Penumpang selamat membeberkan hal yang dilakukan sopir sebelum bus pariwisata PO Purnama Sari mengalami kecelakaan di Ciataer, Subang, (18/1/2020)

Penulis: Muji Lestari | Editor: Muji Lestari
TribunJakarta.com/Dwi Putra Kesuma
Muniroh terbaring lemas di RSUD Kota Depok, Minggu (19/1/2020). Ia satu dari 13 korban luka ringan akibat kecelakaan bus terguling di Subang, Sabtu (18/1/2020) sore. 

Ternyata enam anaknya yang lain sudah saling tahu dan sengaja tidak memberitahukan langsung kepada sang ayah.

"Ternyata saya enggak langsung dikasih tahu, takut kepikiran katanya," ujarnya.

Sambil menghela nafas, Junaidi mengaku sudah mengikhlaskan saat mengetahui anaknya mengalami beberapa luka cukup berat.

"Ya habis dikasih tahu, saya ikhlas saja, namanya sudah takdir Allah," ujarnya.

Junaidi langsung mencari informasi terkait keadaan Nurmalasari, bersama anak-anaknya yang lain.

Sampai pada Minggu (19/1/2020), Nurmalasari tiba di RSUD Depok, bersama 12 korban luka lainnya.

Junaidi mengatakan, anaknya mengalami luka patah tulang dan luka akibat tertancap kaca bus.

"Sesaknya itu karena benturan. Tulang iga nomor tiga dari atas patah," ujarnya.

Fakta-fakta Pemangsa Remaja Sejenis di Tulungagung, Polisi Temukan 3 Benda Janggal di Lemari

Nurmalasari pun kini harus dirawat di RSUD Depok, karena dianggap menderita luka cukup parah.

Seperti diberitakan TribunJakarta.com sebelumnya, bus yang terguling tersebut berisi 58 orang dari kader Posyandu Bojong Pondok Terong, Cipayung, Depok, termasuk sopir dan kondektur.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved