MRT Beri Penjelasan Terkait Penebangan 92 Pohon di Kawasan Monas

Sebanyak 92 pohon di area Monumen Nasional (Monas) ditebang demi pembangunan proyek MRT fase kedua.

MRT Beri Penjelasan Terkait Penebangan 92 Pohon di Kawasan Monas
TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat
Aktivitas masyarakat di area Monumen Nasional (Monas), Jakarta Pusat, Rabu (25/12/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Sebanyak 92 pohon di area Monumen Nasional (Monas) ditebang demi pembangunan proyek MRT fase kedua.

Corporate Secretary of PT MRT Jakarta, Muhamad Kamaluddin, mengatakan 92 pohon tersebut tepatnya berada di bagian barat daya Monumen Nasional (Monas).

Ia menyebutkan penebangan 92 pohon agar pihaknya mudah membangun gardu listrik bawah tanah.

Selain itu, mudah memasukkan kendaraan alat berat.

"Iya, itu untuk proyek dinding gardu listrik bawah tanah MRT fase dua," kata Kamaluddin, sapaannya, saat dikonfirmasi wartawan, Selasa (21/1/2020).

"Yang berada di bagian barat daya Monas hanya menebang 92 pohon, biar alat berat dapat masuk ke sana," lanjutnya.

Seusai 92 pohon ditebang, kata Kamaluddin, pihaknya akan mengganti dengan 920 pohon.

"Iya nanti 92 pohon itu diganti dengan 920 pohon. Ini sudah diganti," kata dia.

Dia menjelaskan, 920 pohon ini terdiri dari 800 pohon tabebuya dan 120 pohon cemara nonfolk.

Halaman
12
Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved