Breaking News:

Pelaku Pelecehan Seksual di Jatinegara Beraksi Saat Hendak Besuk Anaknya di Rumah Sakit

Saat diamankan pemilik menyebut bahwa sepeda motor miliknya dipinjam seorang kawan yang tak lain Bahrudin.

Penulis: Bima Putra | Editor: Erik Sinaga
TribunJakarta/Bima Putra
Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Arie Ardian Rishadi saat menunujukkan barang bukti jaket yang dikenakan Bahrudin saat beraksi, Selasa (21/1/2020) 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Pelaku pelecehan seksual di Gang Mulia, Kecamatan Jatinegara yang meremas bokong seorang mahasiswi pada Jumat (17/1/2020) berhasil dibekuk polisi.

Pelaku diringkus jajaran Satreskrim Polres Metro Jakarta Timur pada Senin (20/1/2020) setelah aksinya yang terekam CCTV viral di media sosial Instagram.

Kapolres Metro Jakarta Timur Kombes Arie Ardian Rishadi mengatakan pelaku, yakni Bahrudin (28) ditangkap usai pelat nomor sepeda motor yang digunakan pelaku dilacak.

"Kita mencari saksi-saksi yang ada di TKP, dan akhirnya dapat mengamankan pemilik kendaraan roda dua, dengan nompol B 3813 POB," kata Arie di Mapolrestro Jakarta Timur, Selasa (21/1/2020).

Namun saat diamankan pemilik menyebut bahwa sepeda motor miliknya dipinjam seorang kawan yang tak lain Bahrudin.

Arie menuturkan Bahrudin meminjam sepeda motor temannya dengan alasan pergi membesuk sang anak yang sakit dan dirawat.

"Dari keterangan tersangka, menjelaskan bahwa diaini meminjam kendaraan bermotor kepada saudara CS (pemilik motor) untuk menjenguk anak di rumah sakit," ujarnya.

Namun dalam perjalanan ke RS, Bahrudin yang berprofesi jadi petugas keamanan satu kampus swasta itu melihat korban.

Situasi Gang Mulia yang sepi dan hasrat seksual membuat Bahrudin nekat melakukan tindakan asusila tanpa memikirkan anaknya.

Fraksi PKS DPR Tolak Tegas Jika Kewajiban Sertifikasi Halal dalam RUU Omnibus Law Benar Dihapus

13 WNA Asal Afrika Diamankan Imigrasi dari Apartemen

Chelsea Vs Arsenal Malam Ini: Ini Prediksi Line-up

"Secara spontan tersangka meremas bagian belakang tubuh korban, dan langsung melarikan diri. Korban sempat mengejar, tapi karena hanya berlari tidak bisa mengejar," tuturnya.

Bahrudin yang tercatat warga Kecamatan Ciracas dijerat pasal 281 KUHP tentang Perbuatan Asusila dengan ancaman hukuman 2 tahun 8 bulan penjara.

Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved