Breaking News:

Diduga Kabur, Rumah Komplotan Begal Warteg di Pesanggrahan Kosong Saat Digerebek Polisi

Polisi masih terus melakukan pengejaran terhadap komplotan begal di sebuah warteg di Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

TRIBUNJAKARTA.COM/Annas Furqon Hakim
Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Bastoni Purnama saat ditemui di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (22/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Annas Furqon Hakim

TRIBUNJAKARTA.COM, SETIABUDI - Polisi masih terus melakukan pengejaran terhadap komplotan begal di sebuah warteg di Petukangan Utara, Pesanggrahan, Jakarta Selatan.

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Bastoni Purnama mengatakan pihaknya sudah mendatangi kediaman empat pelaku begal.

"Sudah kita cek ke rumahnya, nggak ada. Ya akan terus kita kejar," kata Bastoni saat ditemui di kawasan Setiabudi, Jakarta Selatan, Rabu (22/1/2020).

Bastoni menduga faktor ekonomi menjadi motif utama pelaku begal yang mempersenjatai diri dengan celurit itu.

Namun, lanjut dia, tidak menutup kemungkinan ada motif lain di balik pembegalan tersebut.

"Kalai dilihat dari tindakannya dia melakukan pembegalan, ngambil uang, ngambil HP, kemungkinan motif ekonomi," ujarnya.

"Kalau motif yang lain kita belum tahu. Kadang-kadang ada yang ketergantungan narkoba. Ini akan kita dalami jika pelakunya sudah ditangkap, kita tanya motivasinya apa," tambah dia.

Aksi pembegalan ini terjadi pada Selasa (21/1/2020) sekitar pukul 01.00.

Para pelaku merampas tas korban yang berisi uang senilai Rp 950 ribu dan sebuah ponsel.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

Tribun JualBeli
© 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved