PT KAI Lakukan Investigasi Sebab Anjloknya KA Tawang Jaya

Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan butuh waktu guna mengungkap sebab anjloknya KA di wilayah Kelurahan Palmeriam, Matraman.

PT KAI Lakukan Investigasi Sebab Anjloknya KA Tawang Jaya
TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA
Petugas PT KAI saat proses evakuasi KA 329 Tawang Jaya yang anjlok di KM 9+9, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (21/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, MATRAMAN - PT Kereta Api Indonesia (KAI) belum dapat memastikan sebab anjloknya KA 329 Tawang Jaya di KM 9+9 pada Selasa (21/1/2020) pukul 20.19 WIB.

Humas PT KAI Daop 1 Jakarta Eva Chairunisa mengatakan butuh waktu guna mengungkap sebab anjloknya KA di wilayah Kelurahan Palmeriam, Kecamatan Matraman itu.

"Karena prosesnya membutuhkan waktu. Tentunya harus ada investigasi lebih lanjut, lebih detail," kata Eva di Matraman, Jakarta Timur, Selasa (21/1/2020).

e>

Namun dia memastikan pemeriksaan sebab anjloknya KA sudah dimulai sejak proses evakuasi KA Tawang Jaya yang rampung pukul 23.10 WIB.

Eva menuturkan pihaknya meminta maaf atas gangguan operasional KA dan KRL selama perbaikan dan berharap hal serupa tak terulang.

"Tim sarana dan prasarana juga sudah melakukan pemeriksaan. Selanjutnya harus dilakukan evaluasi untuk agar kejadian tersebut tidak terulang lagi," ujarnya.

Perihal pengguna KA jarak jauh yang memutuskan batal perjalanan selama proses evakuasi melibatkan puluhan petugas berlangsung.

Dia menyebut tak menerima satu laporan pun penumpang KA yang membatalkan perjalanan dan meminta uangnya kembali.

Petugas PT KAI saat proses evakuasi KA 329 Tawang Jaya yang anjlok di KM 9+9, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (21/1/2020).
Petugas PT KAI saat proses evakuasi KA 329 Tawang Jaya yang anjlok di KM 9+9, Matraman, Jakarta Timur, Selasa (21/1/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/BIMA PUTRA)

Menurutnya penumpang masih bersabar karena keterlambatan waktu berangkat KA dari Stasiun Pasar Senen tak lebih dari satu jam.

Halaman
123
Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved