Selama Dua Minggu Rumah Warga di Bambu Apus Cipayung Jakarta Timur Diteror Ulat Bulu

Sekira dua minggu terakhir, sejumlah rumah di belakang Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 237, Cipayung, Jakarta Timur dipenuhi ulat bulu.

Selama Dua Minggu Rumah Warga di Bambu Apus Cipayung Jakarta Timur Diteror Ulat Bulu
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Sekira dua minggu terakhir, sejumlah rumah di belakang Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 237, Cipayung, Jakarta Timur dipenuhi ulat kaki seribu. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Nur Indah Farrah Audina

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPAYUNG - Sekira dua minggu terakhir, sejumlah rumah di belakang Sekolah Menengah Pertama Negeri (SMPN) 237, Cipayung, Jakarta Timur dipenuhi ulat bulu.

Saat memasuki musim penghujan, beberapa rumah di Jalan Bambu Petung RT 4/4, Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur tiba-tiba saja menemukan banyak ulat bulu memasuki area depan rumahnya.

Hal ini diutarakan oleh penghuni salah satu rumah bernama Nian (78).

Ia yang baru saja mengontrak sekira enam bulan mengaku kaget ketika pertama kali ulat kaki seribu berada di depan pintu rumahnya.

"Sempat kaget ya di awal. Tapi sekarang sudah biasa aja. Karena kan kalau pertama pas buka pintu langsung lihat ulat kaki seribu segini banyaknya. Kadang sampai naik-naik juga," katanya kepada TribunJakarta.com, Rabu (22/1/2020).

Kendati demikian, Nian memaklumi kondisi seperti karena lokasi kontrakannya berdampingan dengan kebun kosong yang ditanami oleh pohon pisang.

"Ini ulat kaki seribu dari samping kebun kosong itu. Jadi mau kita buang atau usir kemana juga pasti balik lagi ke sini," sambungnya.

Pantauan TribunJakarta.com, ulat kaki seribu tampak memasuki rumah kontrakam melalui celah pintu.

Selain di depan rumah, ulat kaki seribu juga terlihat di jalan yang mengarah ke kebun.

Halaman
123
Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved