Tak Terima Ditegur, Pengamen di Depok Nekat Pukuli Pria Tua Hingga Pelipisnya Sobek

Haris (50) korbannya, warga Duren Mekar, Bojongsari, yang mengalami sobek dibagian pelipis kirinya akibat dipukuli.

Tak Terima Ditegur, Pengamen di Depok Nekat Pukuli Pria Tua Hingga Pelipisnya Sobek
Istimewa/Dokumentasi Polre Metro Depok
Bahar ketika diamankan di Polsek Sawangan.

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Dwi Putra Kesuma

TRIBUNJAKARTA.COM, SAWANGAN - Bahar (24) seorang pengamen asal Kelurahan Pengasinan, Sawangan, Kota Depok, terpaksa harus berurusan dengan aparat kepolisian lantaran ulahnya sendiri yang nekat menganiaya seorang pria tua.

Haris (50) korbannya, warga Duren Mekar, Bojongsari, yang mengalami sobek dibagian pelipis kirinya akibat dipukuli secara membabi buta oleh bahar.

Kasubag Humas Polres Metro Depok AKP Firdaus LDP mengatakan, penganiayaan tersebut bermula dari hak yang cukup sepele lantaran pelaku tak terima ketika ditegur korban.

"Jadi hari Senin (20/1/2020) pukul 17.00 WIB, pelaku datang ke teras rumah korban untuk mengamen. Setelah selesai menyanyi, dia menghampiri korban dengan maksud meminta uang," kata Firdaus dikonfirmasi pewarta, Rabu (23/1/2020).

Namun, pelaku ditegur korban yang merasa keberatan lantaran pelaku masuk ke dalam teras tanpa melepas sepatunya terlebih dahulu.

Pelaku pun merasa tersinggung, dan menentang kembali ucapan korban.

"Kamu diibilangin orang tua malah gak sopan," beber Firdaus mengulang perkataan korban pada pelaku ketika kejadian.

Semakin naik pitam, tanpa basa-basi haris pun langsung menyerang dan menghujani korban dengan pukulan yang membabi buta, hingga sobek bagian pelipis kirinya.

Selanjutnya, pelaku pun langsung pergi dan korban membuat laporan ke Polsek Sawangan.

Menindaklanjuti laporan korban, Unit Reskrim Polsek Sawangan pun segera bergerak dan melakukan penyelidikan, hingga akhirnya alamat pelaku pun diketahui.

"Dari keterangan para saksi diketahui bahwa pelaku berdomisili di Pengasinan, kemudian pada pukul 05.00 WIB hari Selasa (21/1/2020) pelaku berhasil diamankan di rumahnya dan diamankan ke Polsek Sawangan," ucapnya.

Akibat ulahnya, Bahar terancam dijerat Pasal 351 KUHP tentang penganiayaan dengan ancaman kurungan penjara diatas lima tahun.

Penulis: Dwi putra kesuma
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved