Terjadi Beda Pendapat, Kuasa Hukum Rey Utami dan Pablo Benua Mundur dari Kasus Ikan Asin

Pablo Benua dan Rey Utami harus menerima kenyataan pahit saat masih menghadapi kasus ikan asin harus kehilangan Kuasa Hukum.

Terjadi Beda Pendapat, Kuasa Hukum Rey Utami dan Pablo Benua Mundur dari Kasus Ikan Asin
KOMPAS.com/ANDIKA ADITIA
Tiga terdakwa kasus video ikan asin Galih Ginanjar, Pablo Benua, dan Rey Utami di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (9/12/2019) 

TRIBUNJAKARTA.COM, JAKARTA - Pablo Benua dan Rey Utami harus menerima kenyataan pahit saat masih menghadapi kasus penghinaan di media sosial atau kasus ikan asin harus kehilangan tim Kuasa Hukum.

Satu di antara tim kuasa hukumnya mengundurkan diri. Insank Nasruddin memutuskan untuk mengundurkan diri sebagai kuasa hukum Rey dan Pablo.

Pengunduran dirinya dimulai sejak hari ini Selasa (21/1/2020).

Atau tepat sehari setelah sidang putusan sela Pablo dan Rey di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan.

"Ya sejak hari ini, per tanggal 21 Januari 2020, kami yang dari kantor Insank Nasruddin & Co menyatakan sikap kami mengundurkan diri," tutur Insank Nasruddin di Polda Metro Jaya, Jakarta Selatan, Selasa (21/1/2020).

"Dan surat kami sudah kami sampaikan langsung ke Rey dan Pablo," bebernya.

Acara MasterChef Indonesia Disebut Settingan, Chef Arnold Terkekeh Beberkan Fakta Sebenarnya

Rey Utami dan Pablo Benua di ruang tunggu tahanan, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (20/1/2020).
Rey Utami dan Pablo Benua di ruang tunggu tahanan, Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, Senin (20/1/2020). (TRIBUNNEWS.COM/BAYU INDRA PERMANA)

Insank mebeberkan alasannya memilih untuk mundur karena adanya perbedaan strategi dalam menjalani persidangan dengan kedua kliennya tersebut.

"Bahwa dalam menangani perkara tentunya ada metode cara atau strategi-strategi yang lawyer itu secara independen menjalankan sendiri," tuturnya.

"Kemudian dari pihak terdakwa ada beda pendapat dan kami nilai perbedaan ini sangat prinsipal sehingga kami bilang kami yang harus mundur," lanjutnya

Kini Pablo Benua da Rey Utami hanya didampingi oleh Rihat Hutabarat sebagai kuasa hukumnya.

Persidangan kasus Ikan Asin yang menjeray Rey Utami, Pablo Benua dan Galih Ginanjar akan terus dilanjut di Pengadilan Negeri Jakarta Selatan, usai majelis hakim menolak eksepsi terdakwa dalam putusan sela kemarin.

(Tribunnews/ Bayu Indra Permana)

Editor: Muji Lestari
Sumber: Tribunnews
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved