Breaking News:

Viral Bocah di Bandung Dianiaya Hingga Lumpuh: Sekujur Tubuh Terluka, Orangtua Diusir dari Kampung

M Rizki Anugrah, bocah 7 tahun asal Pangalengan, Kabupaten Bandung, hanya bisa terbaring lemah. Ia diduga disiksa orangtua kandung.

tribunjabar/lutfi ahmad mauludin
M Rizki Anugrah (7) saat diberi makan oleh ibu angkatnya Alit Rokoyah (45) 

Tepatnya di Kampung Cibolang, Desa Lamajang, Kecamatan Pangalengan.

Di rumah ini Alit dan Nani yang merawat Rizki. 

Sejak kecil Rizki sudah diasuh oleh keluarganya karena orangtua kandungnya memiliki banyak anak.

"Sebelumnya, dia merupakan anak ceria dan sangat aktif," ujar Alit ditemui di rumahnya ketika menyuapi Rizki, Rabu (22/1/2020).

Menurut Alit, kondisi Rizki buruk dan penuh luka di sekujur tubuh setelah dititipkan orangtua kandungnya saat Idulfitri 2019.

M Rizki, bocah di Kabupaten Bandung hanya bisa berbaring setelah disiksa orangtuanya
M Rizki, bocah di Kabupaten Bandung hanya bisa berbaring setelah disiksa orangtuanya (Tribun Jabar/Lutfi Ahmad)

Kondisi Terkini

Rizki tinggal di rumah sederhana milik orangtua asuhnya yang hanya berlantai papan kayu dan berdinding tripleks.

Tepatnya di Kampung Cibolang, Desa Lamajang, Kecamatan Pangalengan.

Di rumah ini Alit dan Nani yang merawat Rizki. 

Sejak kecil Rizki sudah diasuh oleh keluarganya karena orangtua kandungnya memiliki banyak anak.

"Sebelumnya, dia merupakan anak ceria dan sangat aktif," ujar Alit ditemui di rumahnya ketika menyuapi Rizki, Rabu (22/1/2020).

Menurut Alit, kondisi Rizki buruk dan penuh luka di sekujur tubuh setelah dititipkan orangtua kandungnya saat Idulfitri 2019."Sebelum dititipkan ke orang tuanya di seperti biasa sehat tidak apa-apa."

"Rizki dititipkan karena saya saat itu sedang kambuh (sakit jantung)," ujar Alit terlihat berkaca-kaca.

Saat akan kembali mengambil Rizki, si anak sedang bermain jauh sehingga tidak bertemu.

"Kembali bertemu saat Rizki sakit, lalu di bawa ke rumah sakit dan kondisinya seperti ini," ujar dia.

Keceriaan dan keriangan Rizki kini tak terlihat lagi.

Alit tidak menyangka akan kejadian yang menimpa Rizki karena kondisi sebelumnya sehat.

Meski bukan anak kandungnya, Rizki diasuh oleh Alit begitu tulus dan tegar.

Saat memberi makanan dan susu, Alit terlihat sangat telaten. Sesekali mengajak bicara Rizki.

"Sekarang dia seperti ini, tidak bisa komunikasi, dan entah apakah dia bisa melihat atau tidak."

"Sebab jika dilihat dia seperti melihat tapi jika didekati seperti tak melihat," kata Alit sambil mengelus Rizki.

Alit hanya bisa berusaha dan berdoa, berharap ada keajaiban dari Tuhan yang bisa menyembuhkan Rizki.

Ia enggan melapor ke polisi atas kejadian yang menimpa Rizki yang diduga dianiaya orangtua kandungnya.

Menurut Alit, dirinya masih saudara dengan orangtua Rizki.

"Mungkin tidak akan melapor polisi, semoga saja Rizki kembali sehat," ucapnya.

Alit sempat memperlihatkan foto-foto Rizki saat masih sehat yang tersimpan di handphone.

Rizki terlihat lucu dan ceria dalam foto-foto yang ditunjukkannya itu.

Luka Kepala

Luka paling fatal ada di kepala Rizki. 

Nani, kakak Alit, membenarkan berdasarkan hasil pemeriksaan tim medis, bahwa Rizki diduga dianiaya oleh orangtua kandungnya.

"Rizki mulai seperti ini 4 bulan lalu, dirawat di RS Hasan Sadikin dua bulan dan dipindahkan ke RS Al Ihsan."

"Di sana dirawat selama satu bulan," ujar Nani.

Makan Bersama Saat Imlek di Kota Kasablanka, Bisa Dapat Cashback 50 Persen Lho

Greysia/Apriyani Pernah Diminta Pelatih Terkait OIimpiade: Take It or Leave It

Nani memaparkan luka tersebar di tubuh Rizki seperti di dada, sikut, pantat, lutut, betis, wajah, dan kepala.

"Paling fatal lukanya yang di kepala. Menurut dokter terdapat gumpalan darah masuk ke otak akibat benda tumpul," kata Nani sambil menoleh ke arah Rizki yang sedang terbaring.

Menurut penuturan dokter, secara medis gumpalan darah di otak Rizki tidak bisa disembuhkan secara total.

"Sekarang menunggu keajaiban Allah saja," kata dia.

Sekarang Rizki menjalani terapi supaya cepat sembuh, memakai obat herbal karena saat pulang dari rumah sakit tidak diberi obat apa-apa.

"Mudah-mudahan ada yang peduli, baik pemerintah atau lainya kepada keluarga kami."

"Keluarga kami, begini adanya keluarga sederhana," ucapnya.

Sempat di PAUD

Sebelum bernasib seperti sekarang, Rizki baru saja menyelesaikan PAUD dan akan masuk sekolah dasar.

"Dia udah selesai PAUD, mau daftar SD, cuman keburu dibawa ke sana (orangtua kandungnya)," ujar Nani.

Saat dibawa oleh orangtuanya itu diduga Rizki mendapatkan penganiayaan.

"Rizki anaknya periang, lincah, dan aktif," terang Nani.

Nani dan Alit sudah mengasuh Rizki sejak usia 18 bulan.

"Saat orangtua Rizki ke sini silaturahmi, katanya gini, 'Bi, sekarang urusin dulu mamanya (Alit), biar Rizki sama saya dulu. Nanti kalau sudah (Alit) sembuh, Rizki diantarkan lagi ke sini atau bawa ke sana.' Terus dia bilang kan ini (Rizki) dari kecil sama bibi, ambil lagi aja saya tidak apa-apa," kata dia.

Menurut Nani, setelah dititipkan itu Rizki mengalami luka-luka.

Rizki tinggal bersama orangtua sekitar dua bulan sebelum dibawa ke rumah sakit untuk mendapat perawatan.

"Sebelum dibawa orang tuanya (kandung), Rizki dalam keadaan sehat," ucapnya.

Artikel ini merupakan kompilasi dari berita berita di TribunJabar.id

Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Y Gustaman
Sumber: Tribun Jabar
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved