Breaking News:

Berawal dari Ganja yang Diselipkan di Truk Durian, Polisi Ungkap 5 Hektare Ladang Ganja

Satres Narkoba Polres Metro Jakarta Barat bersama Satgas Anti Narkoba mengungkap 254 kilogram ganja dan lima hektar ladang ganja.

Dok Polres Jakarta Barat
Perjalanan Satresnarkoba Polres Jakarta Barat saat menuju ladang ganja di pegunungan Simpang Pahu, Desa Banjar Lancat, Penyambungan Timur, Maindaling Natal, Sumatera Utara. 

Setelah turun dari mobil, perjalanan yang sesungguhnya barulah dimulai.

Petugas harus melanjutkan perjalanan dengan berjalan kaki memakan waktu sekitar lima jam menuju ladang ganja yang dituju.

Medannya terjal sudah menyambut petugas begitu turun dari mobil dan melewati jalan setapak yang cukup curam. 

Tak hanya itu, aliran sungai, bebatuan licin hingga lembah juga harus mereka lewati. 

Nyawa anggota pun semakin dibuat terancam dengan keberadaan binatang buas yang diduga masih banyak tinggal disana.

"Setelah melewati medan yang terjal kami akhirnya tiba di lokasi ladang ganja sekitar pukul 15.00 WIB," kata Erick.

Terjun ke Jurang

Setelah membabati sekaligus memusnahkan ladang ganja, bukan berarti pekerjaan petugas selesai. 

Mereka harus secepatnya turun dan menuju permukiman meningat waktu yang sudah mulai petang, terlebih mereka tak membawa perlengkapan untuk menginap di gunung.

Erick mengatakan, perjalanan pulang ternyata jauh lebih ekstrim meski melalui jalur yang sama. 

Sebab, kondisi jalan yang sebelumnya dilalui tidak terlihat karena matahari mulai tenggelam, ditambah kondisi fisik yang sudah lelah.

Bahkan, salah satu anggota Satresnarkoba Polres Metro Jakarta Barat bernama Briptu Ilham terjatuh ke dalam jurang karena tanah yang dia injak amblas.

"Beruntung dia meski sempat pingsan sebentar di dalam jurang," kata Erick. (*)

Penulis: Elga Hikari Putra
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved