Cerita Nian, Tetap Semangat Jualan Mi Ayam Usai Terserang Stroke: Demi Anak Yang Masih Sekolah

Empat tahun terserang stroke, Nian (78) yang tinggal di Kelurahan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur bertahan hidup dengan berjualan Mi Ayam.

Cerita Nian, Tetap Semangat Jualan Mi Ayam Usai Terserang Stroke: Demi Anak Yang Masih Sekolah
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Nian, tetap berjualan meskipun terserang stroke, saat ditemui di kediamannya di Jalan Bambu Petung, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (22/1/2020). 

Sampai akhirnya ia tak sengaja berjumpa dengan Mimin yang bekerja sebagai kuli cuci di rumah yang ia perbaiki.

Benih-benih cinta keduanya tumbuh dan keduanya memantapkan niat untuk menikah di tahun yang sama.

Selepas menikah, Nian menjalani aktivitas seperti biasa dengan menjadi kuli bangunan dan Mimin menjadi kuli cuci.

Akhirnya, setahun kemudian, Nian dikarunia satu orang putra bernama Solehudin dan kini genap berusia 10 tahun.

Merasa tubuhnya sudah tak sekuat dulu akhirnya, di tahun 2012, Nian memutuskan untuk membuka usaha mi ayam ketimbang menjadi kuli bangunan.

Bermodalkan gerobak kayu buatan istrinya sendiri, ia berdagang di Jalan Bambu Petung, Cipayung, Jakarta Timur.

"Ya jualan sudah 8 tahun lalu ya. Dari tenaga rasanya sudah enggak kuat kerja berat aja. Saya bisa buat mi ayam, ya saya manfaatkan untuk usaha," jelasnya di Jakarta Timur, Rabu (22/1/2020).

Namun, selang 4 tahun berjualan, Nian terserang stroke dan membuat bagian kanan tubuhnya sulit digerakan.

Untuk berjalan dan duduk pun ia sangat kesulitan.

Menurutnya, sebelum terserang stroke, Nian sempat memikirkan umurnya yang sudah senja sementara masih memiliki anak yang masih sekolah.

Halaman
1234
Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved