Cerita Nian, Tetap Semangat Jualan Mi Ayam Usai Terserang Stroke: Demi Anak Yang Masih Sekolah

Empat tahun terserang stroke, Nian (78) yang tinggal di Kelurahan Bambu Apus, Cipayung, Jakarta Timur bertahan hidup dengan berjualan Mi Ayam.

Cerita Nian, Tetap Semangat Jualan Mi Ayam Usai Terserang Stroke: Demi Anak Yang Masih Sekolah
TRIBUNJAKARTA.COM/NUR INDAH FARRAH AUDINA
Nian, tetap berjualan meskipun terserang stroke, saat ditemui di kediamannya di Jalan Bambu Petung, Cipayung, Jakarta Timur, Rabu (22/1/2020). 

"Waktu itu saya mikirin saya nih sudah tua. Tapi masih punya anak kecil. Gimana kalau saya meninggal. Habis situ saya jatuh, bangun-bangun dibilang kena stroke," sambungnya.

Kendati demikian, ia mengungkapkan semangatnya tak pernah padam. Selepas terserang stroke, Nian masih berdagang seperti biasa.

Segala aktivitasnya tak ada yang berubah. Hanya saja sesuatu yang ia lakukan dengan tangan kanan kini harus dilakukan dengan tangan kiri.

Dibantu pembeli

Tetap semangat dan tetap berjualan, tak sedikit pembeli yang menanyakan kondisinya.

Tak hanya itu, para pembeli juga ikut membantunya membuat mi ayam.

Dengan takaran bumbu yang dibimbingnya, para pembeli lebih memilih menuangkan sendiri bumbunya.

"Sudah pak saya aja yang layani. Cuma bapak kasih tau bumbunya," ujar Nian menirukan suara pembelinya.

"Sekarang malah lucu gitu, saya yang jual tapi mereka yang pada tuangin bumbunya. Alhamdulillah masih banyak orang baik ternyata," ungkapnya.

Selain itu, tiap pembeli yang datang dan meminta dibungkus, Nian selalu meminta bantuan untuk mengikat mi ayamnya.

Halaman
1234
Penulis: Nur Indah Farrah Audina
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved