Demi Informasi Tinggi Air, Warga Bidara Cina Kenalan dengan Penjaga Bendungan dan Pos Pantau

Proses evakuasi saat banjir selalu jadi masalah, tak terkecuali bagi warga Kelurahan Bidara Cina korban banjir luapan Kali Ciliwung.

Demi Informasi Tinggi Air, Warga Bidara Cina Kenalan dengan Penjaga Bendungan dan Pos Pantau
Istimewa
Banjir di Bidara Cina, Jakarta Timur, Jumat (26/4/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Proses evakuasi saat banjir selalu jadi masalah, tak terkecuali bagi warga Kelurahan Bidara Cina korban banjir luapan Kali Ciliwung.

Meski pemerintah selalu memberikan informasi tinggi air guna memperingati warga kapan harus mengungsi sebelum rumahnya terendam.

Warga RW 07 Kelurahan Bidara Cina tak berdiam diri menanti peringatan yang diberikan pemerintah lewat pesan singkat dan alat peringatan dini banjir.

Ketua RW 07 Mamat Sahroni mengatakan sejak tahun 2007 warganya membangun jejaring guna mendapat informasi tinggi air lebih cepat.

"Caranya ya kenalan sama penjaga Bendungan Katulampa, Pos Pantau Depok, dan Pintu Air Manggarai," kata Mamat di Jatinegara, Jakarta Timur, Kamis (23/1/2020).

Tujuannya agar para penjaga yang merupakan orang pertama mengetahui tinggi air mengabari mereka sebelum debit air tiba di Jakarta.

Dari para penjaga juga warga RW 07 belajar tahu berapa lama sebelum debit air dari Bogor tiba di Depok lalu akhirnya ke wilayah mereka.

"Jadi kita enggak perlu nunggu peringatan ngungsi, karena sudah bisa prediksi kapan air sampai begitu dapat kabar dari Bogor dan Depok," ujarnya.

Tak sekedar mengenal, setiap tahunnya pengurus RW 07 yang mewakili 14 RT korban banjir datang menemui penjaga tersebut.

Halaman
12
Penulis: Bima Putra
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved