Jumlah Penumpang LRT Menurun Hampir Separuh Setelah Tak Gratis

Penumpang moda transportasi umum LRT Jakarta rute Velodrome-Kelapa Gading merosot semenjak tarif komersial diberlakukan.

Jumlah Penumpang LRT Menurun Hampir Separuh Setelah Tak Gratis
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
Uji dinamis moda transportasi light rail transit (LRT) di Stasiun Kelapa Gading Boulevard Jakarta Utara, Minggu (15/7/2018). 

Berbeda dengan LRT Jakarta, penumpang MRT Jakarta dan transjakarta justru meningkat.

Penumpang transjakarta mencapai 995.000 per hari, sementara penumpang MRT Jakarta rata-rata mencapai 95.000 penumpang per hari.

"MRT itu tahun lalu target mereka 65.000 ridership (per hari), sekarang mereka rata-rata 95.000 (penumpang), pernah mencapai 125.000," tutur Syafrin.

Muncikari Prostitusi Online di Apartemen Tangerang Tawarkan PSK Melalui Aplikasi Percakapan

Pendiri Museum Tionghoa Sebut Imlek Sebagai Kegembiraan Bersama Perayaan Indonesia

LRT Jakarta rute Velodrome-Kelapa Gading resmi beroperasi secara komersial sejak 1 Desember 2019.

Tarif yang dibebankan kepada penumpang sebesar Rp 5.000 untuk satu kali perjalanan.

LRT Jakarta sepanjang 5,8 kilometer itu memiliki enam stasiun, yakni Velodrome, Equestrian, Pulomas, Boulevard Selatan, Boulevard Utara, dan Pegangsaan Dua.

Artikel ini telah tayang di Kompas.com dengan judul "Tak Lagi Gratis, Jumlah Penumpang LRT Jakarta Merosot Hampir Separuhnya", 

Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: KOMPAS
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved