Sempat Kritis di Lokasi Bencana, Kisah Petugas PMI Gugur Bantu Korban Longsor di Desa Cigudeg

Tatang menghembuskan nafas terakhir di RS Sentral Medika Cibinong pada Minggu (19/1/2020).

ISTIMEWA
Tatang saat kritis di tangani sejawat di lokasi bencana. 

TRIBUNJAKARTA.COM, CILEUNGSI - Seorang anggota PMI Tatang Gaos Sulanam Bin A Supardi, gugur saat menjalankan tugas kemanusiaan di Kecamatan Sukajaya, desa Cigudeg, yang merupakan salah satu lokasi bencana Kabupaten Bogor.

Pria kelahiran 24-12-1957 itu gugur karena mengidap penyakit vertigo dan lambung.

Dan Tatang menghembuskan nafas terakhir di RS Sentral Medika Cibinong pada Minggu (19/1/2020).

Tatang bersama isteri dan dua anaknya
Tatang bersama isteri dan dua anaknya (dok.Keluarga)

"Pada hari Minggu (5/1) pukul 5.30 bapak dapat telepon dari pihak PMI Pusat dan dari pihak PT Bukaka untuk berangkat ke Sukajaya, Desa Cigudeg Kabupaten Bogor," katanya kepada Warta Kota melalui telepon, Rabu (22/1/2020).

Setelah itu Tatang sekitar pukul 7.00 segera berangkat ke PT Bukaka untuk mmpersiapkan haglunds.

Tatang (Pakai topi biru) saat terakhir di lokasi bencana, Sukajaya.
Tatang (Pakai topi biru) saat terakhir di lokasi bencana, Sukajaya. (Istimewa)

"Tepat pukul 11.00 suami saya berangkat menuju lokasi, bersama temannya yang bernama Pak Aen. Sampai di Sukajaya Pukul 17.00," ujarnya.

Pada hari Senin (6/1) Tatang dan teman-temannya persiapan untuk menuju lokasi.

"Sekitar pukul 17.00 saya tidak bisa menghubungi suami saya, terus mencoba tapi tidak tersambung juga.

"Sekitar pukul 18.30 saya dapat kabar dari temannya yakni Pak Aen memberitahukan Pak Tatang sudah ada di puskesmas yang dirasakan suami saat itu pusing dan muntah-muntah.

"Sekitar pukul 22.00 suami di rujuk ke RSUD Leuwiliang," tuturnya.

Halaman
123
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Warta Kota
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved