Hendak Antar Pesanan Suvenir Kipas, Sopir Bajaj Tewas Tersambar Kereta di Cakung

Kanit Reskrim Polsek Cakung AKP Tom Sirait mengatakan pria yang berprofesi sebagai sopir bajaj itu tersambar kereta sekira pukul 16.00 WIB.

Hendak Antar Pesanan Suvenir Kipas, Sopir Bajaj Tewas Tersambar Kereta di Cakung
TRIBUNJAKARTA.COM/GERALD LEONARDO AGUSTINO
ILUSTRASI Lokasi kecelakaan pemotor yang ditabrak kereta di perlintasan kereta api di samping Jalan R. E. Martadinata, Tanjung Priok, Jakarta Utara, Sabtu (31/8/2019). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Bima Putra

TRIBUNJAKARTA.COM, JATINEGARA - Harun (53) tewas usai ditabrak kereta api barang dari Jawa saat menyeberang di wilayah RW 03 Kelurahan Jatinegara, Kecamatan Cakung.

Kanit Reskrim Polsek Cakung AKP Tom Sirait mengatakan pria yang berprofesi sebagai sopir bajaj itu tersambar kereta sekira pukul 16.00 WIB.

"Jadi ketika kejadian korban lagi berjalan nyeberang, dia lagi mau mengantar pesanan suvenir kipas ke warga di RW 03," kata Tom di Cakung, Jakarta Timur, Jumat (24/1/2020).

Saat kejadian Harun tak mengemudikan bajaj berpelat B 2148 EL miliknya karena perlintasan sudah ditutup atau hanya untuk pejalan kaki.

Ketiadaan penjaga perlintasan yang sudah tutup dan dugaan Harun tak mendengar deru mesin kereta api jadi sebab dia tersambar kereta.

"Diduga korban tidak mendengar dan melihat ketik kereta datang sehinga tertabrak. Di lokasi juga tidak ada palang pengaman," ujarnya.

Harun yang tercatat sebagai warga Kelurahan Manggarai, Kecamatan Tebet, Jakarta Selatan tewas seketika di lokasi kejadian.

Usai dilakukan olah TKP, Tom menuturkan jasad Harun dibawa ke Rumah Sakit Cipto Mangunkusumo (RSCM) Jakarta Pusat.

"Korban mengalami luka berat di bagian kepala, kedua tangan dan kakinya. Jasadnya tadi sudah dibawa ke RSCM," tuturnya.

Penulis: Bima Putra
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved