Sederet Fakta Bocah Koma Karena Disiksa Orangtua, Rizki Dapat Bantuan Rumah dari Desa

Nasib malang dialami Muhammad Rizki Anugerah (7), bocah asal Pangalengan, Kabupaten Bandung, berikut sederet faktanya.

tribunjabar/lutfi ahmad mauludin
M Rizki Anugrah (7) saat diberi makan oleh ibu angkatnya Alit Rokoyah (45) 

Alit Rokayah mengatakan, dirinya telah merawat Muhammad Rizki Anugerah sejak bayi.

"Saya merawat Rizki sudah sejak usia 18 hari. Orangtua kandungnya minta saya merawat Rizki karena saya waktu itu belum punya anak. Setiap lebaran orangtua kandung Rizki suka ke sini untuk silaturahmi. Karena waktu itu lihat saya lagi sakit Rizki dibawa dulu, nanti kalau saya sudah sembuh dikembaliin lagi," katanya.

Setelah sembuh, Alit Rokayah berulang kali menghubungi orangtua kandung Rizki, JK dan SR.

Ia meminta agar Muhammad Rizki Anugerah dikembalikan.

Namun keduanya selalu menolak permintaan Alit Rokayah.

Hingga datang kabar tak mengenakkan dari kader PKK Desa Margamekar, desa dimana SR, JK dan Rizki tinggal.

Dua Guru PAUD Jadi Tersangka Kasus Balita Tewas Tanpa Kepala, Begini Penjelasan Ahli Hukum Pidana

Alami pendarahan Otak hingga Buta

Bocah berwajah tampan itu kini telah kembali diasuh oleh ibu angkatnya bernama, Alit Rokayah (45), di Kampung Cibolang, Desa Lamajang, Kecamatan Pangalengan, Kabupaten Bandung, Jawa Barat.

Akibat dari penyiksaan tersebut, kondisi fisik dan mental Muhammad Rizki Anugerah sangat mengiris hati.

Alit Rokayah mengatakan mata dan mulut Muhammad Rizki Anugerah kini tak dapat digunakan dengan semestinya.

Halaman
1234
Penulis: Muji Lestari
Editor: Rr Dewi Kartika H
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved