Breaking News:

Perayaan Imlek di Jabodetabek

500 Lilin Hiasi Kelenteng Hok Lay Kiong Bekasi Saat Tahun Baru Imlek

Suasana Kelenteng Hok Lay Kiong di Jalan Kenari I,Kota Bekasi, nampak ramai didatangi umat yang merayakan Tahun Baru Imlek 2571.

Penulis: Yusuf Bachtiar | Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Suasana Kelenteng Hok Lay Kiong Bekasi saat Imlek 2571, Sabtu (25/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Suasana Kelenteng Hok Lay Kiong di Jalan Kenari I, Kelurahan Margahayu, Kecamatan Bekasi Timur, Kota Bekasi, nampak ramai didatangi umat yang merayakan Tahun Baru Imlek 2571.

Pantauan TribunJakarta.com, Sabtu (25/1/2020), umat datang melakukan ritual sembahyang silih berganti dengan menyalakan dupa dan hio.

Ratusan lilin yang berjajar di ruangan utama kelenteng nampak menyala terang, lilin tersebut memiliki ukuran beragam mulai dari yang paling kecil 50 Kati hingga 1000 Kati.

Pengurus Kelenteng Hok Lay Kiong, Biokong (63), mengatakan, lilin Imlek sudah mulai dinyalakan sejak semalam yang dilakukan oleh umat.

"Sejak semalam, karena puncak perayaan Imleknya itu malam ya, sudah semua menyala," kata Biokong kepada TribunJakarta.com.

Ratusan lilin ini merupakan sumbangan dari umat sebagai simbol persembahan untuk perayaan Imlek.

"Simbolnya sebagai penerangan, jumlahnya kalau tahun ini ada 500 lebih dari yang besar sampai yang kecil," jelas dia.

Suasana Kelenteng Hok Lay Kiong Bekasi saat Imlek 2571, Sabtu (25/1/2020).
Suasana Kelenteng Hok Lay Kiong Bekasi saat Imlek 2571, Sabtu (25/1/2020). (TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar)

Adapun lilin akan dibiarkan menyala sampai pada penutup dari rangkaian Tahun Baru Imlek yakni Cap Go Meh.

Hanya saja kata Biokong, Lilin ini tidak serta merta ditinggal begitu saja dalan keadaan menyala, pegawainya akan senantiasa mematikan lilin ketika malam hari.

Halaman
1234
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved