Breaking News:

Persija Jakarta

Apa Skema Bermain Persija Jakarta di Era Sergio Farias? Dinilai Sama dengan Pola Pelatih Borneo FC

Skema bermain Persija Jakarta di bawah asuhan pelatih kepala Sergio Farias masih menjadi misteri. Akankah sama dengan pelatih Borneo FC.

TRIBUNNEWS/IRWAN RISMAWAN
Pelatih baru Persija Jakarta Sergio Farias (kiri) bersama Manager baru Persija Jakarta Bambang Pamungkas (kanan) saat diperkenalkan di kawasan Kuningan, Jakarta, Jumat (17/1/2020). Persija Jakarta resmi memperkenalkan pelatih baru yakni Sergio Farias yang dikontrak selama satu musim serta menunjuk Bambang Pamungkas menjadi manager baru Persija Jakarta. 

TRIBUNJAKARTA.COM - Skema bermain Persija Jakarta di bawah asuhan pelatih kepala Sergio Farias masih menjadi misteri.

Pasalnya, hingga kini, Persija Jakarta masih fokus berburu pemain untuk menambah kekuatan mereka menghadapi Liga 1 2020.

Selain itu, Sergio Farias juga masih fokus untuk membenahi fisik pemain dan belum melaksanakan uji coba.

Persija Jakarta sudah mendapatkan lima pemain baru dan satu lagi pemain lama yang ditarik kembali.

Kelima pemain baru yakni Alfath Fathier, Raffli Mursalim, Otavio Dutra, Marco Motta hingga Evan Dimas.

Ini Kemegahan 6 Stadion Piala Dunia U-21 dari Manahan hingga Bung Karno

Spoiler Manga One Piece 969 - Terungkap Pertemuan Kozuki Oden dan Kaido di Wano

Ada Ryuji, Otavio dan Maman, Persija Jakarta Bakal Berikan Posisi Ini ke Marco Motta

Bek Senior Persija Jakarta Tak Keberatan Dilatih Sergio Farias, Pemain Baru Tambah Kekuatan Tim

Selain itu, Maman Abdurrahman juga kembali dikontrak untuk memperkuat lini belakang Persija Jakarta.

Ditambah dengan kedatangan Santiago Farias untuk menjadi pelatih Persija Jakarta, menarik melihat taktik Macan Kemayoran musim depan.

Skema Sergio Farias

Mari melihat bagaimana Santiago Farias dalam meramu timnya.

Sergio Farias sangat familiar dengan formas 4-3-3 yang akan berubah menjadi 4-2-3-1.

Pelatih kepala Persija Jakarta, Sergio Farias saat ditemui di Lapangan NYTC, Depok, Jawa Barat, Selasa (21/1/2020).
Pelatih kepala Persija Jakarta, Sergio Farias saat ditemui di Lapangan NYTC, Depok, Jawa Barat, Selasa (21/1/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/WAHYU SEPTIANA)

Skema permainan Sergio Farias mengandalkan serangan balik cepat, dibantu dengan dua pemain gelandang sebagai playmaker.

Dengan memainkan skema serangan balik, Macan Kemayoran akan sangat mengandalkan pertahanan rapat dan dispilin.

Jika Sergio Farias memakai skema 4-3-3, maka mirip apa yang diterapkan Edson Tavares di Persija Jakarta musim lalu.

Pelatih yang juga berasal dari Brasil Edson Tavares dan kini melatih Borneo FC juga menerapkan skema 4-3-3.

Pelatih baru Borneo FC, Edson Tavares (kiri) bersama Presiden Klub, Nabil Husein (kanan), dalam sesi perkenalan di Stadion Segiri, Samarinda, pada Senin (20/1/2020).
Pelatih baru Borneo FC, Edson Tavares (kiri) bersama Presiden Klub, Nabil Husein (kanan), dalam sesi perkenalan di Stadion Segiri, Samarinda, pada Senin (20/1/2020). (Tangkapan Layar IG Borneo FC)

Sayangnya aliran dari lini tengah yang saat itu diperkuat Joan Tomas Campasol agak tersendat.

Belum lagi, lini belakang yang rapuh dan sangat mudah ditembus tim lawan.

Lalu bagaimana susunan pemain Persija Jakarta di Liga 1 2020?

Sejauh ini, bisa dibilang Persija Jakarta bisa dibilang sangat sesuai dengan permainan Sergio Farias.

Pasalnya, meinilik pertahanan Persija Jakarta kualitas pemainnya adalah salah satu yang terbaik di Liga 1.

Dari pos penjaga gawang, mereka memiliki Andritany Ardhyasa yang juga menjadi kapten tim sekaligus penjaga gawang Timnas Indonesia.

Deputinya, Shahar Ginanjar, memiliki kualitas yang sama baiknya, ia akan menjadi pengganti sepadan apabila Anritany tidak bisa menjaga gawang Persija.

Di posisi bek tengah, datangnya Otavio Dutra adalah berkah bagi Persija Jakarta.

Pasalnya, musim lalu, buruknya penampilan lini belakang membuat Persija Jakarta bahkan terancam degradasi.

Dutra adalah rekrutan sempurna bagi Persija, pengalaman yang tidak perlu diragukan, ditambah dengan kemampuannya membaca permainan, tentu akan sangat dibutuhkan.

Untuk tandemnya, Persija Jakarta sudah mendatangkan mantan bek Juventus dan Timnas Italia Marco Motta untuk menjadi rekan Dutra.

Pun apabila menggunakan pemain lokal, mereka masih punya Maman Abdurrahman dan Ryuji Utomo, dua bek lokal yang masih diandalkan musim depan.

Di lini tengah, inilah yang sangat krusial dari taktikal Sergio Farias.

Bukan tanpa alasan Evan Dimas bergabung ke Persija, sosoknya bisa menjadi sangat vital untuk mendistribusikan bola ke lini depan.

Ia kemungkinan besar akan berduet dengan Rohit Chand di lini tengah sebagai double pivot.

Keduanya, akan bahu membahu dalam melayani Riko Simanjuntak dan Novri Setiawan.

Dengan permainan seperti itu, tentu, akan sangat memudahkan Marko Simic.

Asah Serangan Sayap

Jumlah pemain yang menghadiri latihan Persija Jakarta kian bertambah.

Striker Marko Simic telah bergabung dengan skuat Macan Kemayoran menyusul Rohit Chand dan Maman Abdurrahman yang telah berlatih sehari sebelumnya.

Pada latihan yang digelar di lapangan PSAU, Halim, tim pelatih tetap fokus kepada peningkatan fisik pemain.

Namun yang menjadi pembeda adalah adanya skema membangun serangan dari sisi sayap.

“Kami ingin pemain bermain lebih melebar.

Pertama, dengan bek kiri dan kanan.

Kedua, kami meminta pemain sayap untuk mengirimkan bola dari sayap dan meningkatkan kualitas umpan untuk para penyerang,” tutur asisten pelatih, Rodrigo Pellegrino.

Pada latihan ini Rohit Chand dan Marko Simic latihan terpisah.

Mereka masih menjalani adaptasi dengan cuaca Jakarta usai baru tiba dari kampung halaman.

“Dua pemain ini tidak bisa segera bergabung dengan tim dulu.

Akan berbahaya jika memaksakan mereka berlatih keras. Mereka harus beradaptasi dulu,” tutup Rodrigo.

Gagal Dapatkan 3 Pemain Timnas Indonesia

Persija Jakarta dipastikan gagal mendapatkan tiga pemain berlebel Timnas Indonesia.

Hal tersebut dipaparkan oleh Direktur Olahraga Persija Jakarta, Ferry Paulus.

Nama-nama pemain Timnas Indonesia tersebut yakni Saddil Ramdani, Todd Rivaldo Ferre, dan Septian David Maulana.

Untuk Saddil Ramdani, pemain yang musim lalu berseragam klub Liga Malaysia Pahang FA ini, dikabarkan sudah komitmen dengan klub lain.

Direktur Olahraga Persija Jakarta, Ferry Paulus, memastikan bahwa Saddil Ramdani tidak akan bergabung dengan klub berjulukan Macan Kemayoran itu.

Pria yang akrab disapa FP itu mengatakan bahwa Persija Jakarta sudah menyerah untuk mendatangkan Saddil Ramdani.

 

Sebelumnya FP mengakui bahwa Persija Jakarta memang melakukan komunikasi dengan Saddil Ramdani.

Namun sepertinya Saddil Ramdani sudah sepakat dengan klub lain.

"Saddil Ramdani sudah tidak lagi kami buru karena sudah ada komitmen dengan yang lain," kata FP di Bali.

Selain Saddil Ramdani, ada juga Osvaldo Haay, Todd Rivaldo Ferre, dan Septian David Maulana yang menjalin komunikasi dengan Persija Jakarta.

Untuk Todd Rivaldo Ferre dan Septian David Maulana juga sudah dipastikan batal membela Persija Jakarta.

Sebab, kedua pemain itu dipertahankan oleh Persipura Jayapura dan PSIS Semarang.

Tersisa Osvaldo Haay yang besar kemungkinan bisa merapat ke Persija Jakarta.

Hal tersebut dikarenakan Osvaldo Haay tidak menemui kata sepakat untuk memperpanjang kontrak di Persebaya Surabaya.

Lini depan Persija Jakarta saat ini baru memiliki Muhammad Rafli dan Marko Simic.

Sejauh ini Persija Jakarta baru mendatangkan lima pemain baru yakni Otavio Dutra, Evan Dimas, Alfath Fathier, Muhammad Rafli, dan Marco Motta.

Kehadiran Osvaldo Haay tentu bisa mempertajam lini serang skuat Macan Kemayoran.

Seperti diketahui, pemain muda asal Papua tersebut merupakan top scorer timnas U-23 Indonesia tatkala bertanding di SEA Games 2019 beberapa waktu lalu.

Penulis: Suharno
Editor: Muji Lestari
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved