Bayi 1 Tahun Nangis Kesakitan Akibat Ulah RY, Penyebabnya Buat Keluarga Korban Lapor Polisi

Pria berusia 22 tahun di Sambas, Kalimantan Barat tega melakukan hal tak terpuji kepada bayi berusia 1 tahun.

Penulis: Siti Nawiroh | Editor: Muji Lestari
Kompas.com
Ilustrasi 

RY ditangkap aparat Polres Sambas, Kalimantan Barat, Selasa (22/1/2020) atas dugaan pencabulan anak.

Ilustrasi Pelecehan Anak.
Ilustrasi Pelecehan Anak. (alghad)

Dalam penyelidikan dan pemeriksaan yang dilakukan, ditemukan bukti yang mengarahkan kepada RY.

Sehingga kepolisian menetapkan RY sebagai tersangka dan langsung ditahan.

Atas perbuatannya, tersangka RY dijerat dengan Pasal 82 Ayat 2 Undang-undang Nomor 17 Tahun 2016 tentang Penetapan Peraturan Pemerintah Pengganti Undang-undang Nomor 1 Tahun 2016 tentang Perubahan kedua atas Undang-undang RI Nomor 23 Tahun 2002 tentang Perlindungan Anak.

Cabuli bayi 16 bulan

Kejadian serupa lainnya, nasib tragis menimpa seorang bayi berusia 16 bulan di Tasikmalaya.

Ia tetiba menangis saat ditinggalkan sang ibu ketika sedang beres-beres rumah.

Saat itu, ibu korban sedang melakukan persiapan pindah rumah.

Ibu korban lantas meninggalkan bayinya sebentar saat dirinya tengah bersiap.

Sementara suami atau ayah korban tengah bekerja serabutan.

 

Bayi 16 bulan itu ditinggalkan di kamarnya bersama seorang pria dewasa yang masih satu keluarga.

Namun tak lama berselarang, bayi 16 tahun itu tetiba menangis.

Sang ibu lantas menggendong korban hingga kemudian melihat ada darah.

Asisten Beberkan Perilaku Nagita Slavina di Kamar saat Hendak Tidur, Merry: Namanya Bukan Muhrim

"Ternyata korban menangis dan dari kemaluannya keluar darah," kata Ketua Komisi Perlindungan Anak Indonesia Daerah (KPAID) Kabupaten Tasikmalaya, Ato Rinanto, Selasa (21/1/2020).

Halaman
1234
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2022 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved