Breaking News:

Bayi 1 Tahun Nangis Kesakitan Akibat Ulah RY, Penyebabnya Buat Keluarga Korban Lapor Polisi

Pria berusia 22 tahun di Sambas, Kalimantan Barat tega melakukan hal tak terpuji kepada bayi berusia 1 tahun.

Kompas.com
Ilustrasi 

"Di situ diperiksa, ternyata darah itu memang keluar dari dalam kemaluan korban," sambungnya.

"Kami yang mendapat laporan kejadian itu, langsung melakukan pendampingan," kata Ato Rinanto.

Bayi 16 bulan itu lansung dibawa ke RSU SMC Singaparna untuk mendapatkan perawatan sekaligus visum.

Latihan untuk Persiapan Konser Tunggalnya, Ayu Ting Ting Ternyata Ketakutan Diminta Lakukan Ini

Diamuk massa

Ibu bayi 16 bulan kemudian melaporkan kejadian tersebut kepada Polres Tasikmalaya kota.

Ibunda Tak Percaya Putranya Bunuh Hakim Jamaluddin: Anak Saya Penyayang, Bunuh Binatangpun Tak Tega

Saat melapor ke kepolisian orang tua korban terus berkoordinasi dengan KPAID untuk menempuh jalur hukum selanjutnya.

Warga menduga bayi 16 bulan tersebut jadi korban pencabulan keluarga dekatnya.

Ussy Sulistiawaty Positif Hamil Anak ke-5, Andhika Pratama Tunjukan Reaksi Tak Biasa: Are You Ready?

Meski tak ada saksi mata, warga di lingkungan korban menghakimi lelaki tersebut.

Hingga kini, pria 35 tahun itu diamankan oleh keluarganya dari amukan massa.

Hasil visum

Kepala Satuan Reskrim Polres Tasikmalaya Kota AKP Dadang Sudiantoro menyebutkan, pihaknya langsung melakukan penyelidikan seusai orangtua korban melapor ke Kepolisian.

Peristiwa ini terjadi Senin (13/1/2020) di Kecamatan Sukaratu, Kabupaten Taksikmalaya.

Follow juga:

Hasil visum dan pemeriksaan medis diduga alat kelamin bayi tersebut masuk benda tumpul.

"Kita telah menerima laporan. Saat ini masih lidik," jelas Dadang dikutip TribunJakarta dari Kompas, Rabu (22/1/2020).

Disembunyikan keluarga

Saat ini lelaki yang dilaporkan tersebut masih belum ditangkap kepolisian.

Sebab posisinya masih disembunyikan keluarganya untuk menghindari amukan warga sekitar.

"Korban sempat dirawat jalan di rumah sakit setelah menjalani pemeriksaan beberapa hari seusai kejadian," kata Ato Rinanto.

"Sekarang korban sudah dibawa pulang ke kediaman orangtuanya," sambungnya.

(Tribunjakarta/Kompas/TribunJabar)

Penulis: Siti Nawiroh
Editor: Muji Lestari
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved