Perbaikan Jalan Rusak Pasca-Banjir di Bekasi, Pemkot Minta Anggaran 14 Miliar ke Provinsi Jawa Barat

Pemkot Bekasi tengah berupaya meminta bantuan dana ke Provinsi Jawa Barat untuk penanganan perbaikan jalan rusak setelah terendam banjir.

Perbaikan Jalan Rusak Pasca-Banjir di Bekasi, Pemkot Minta Anggaran 14 Miliar ke Provinsi Jawa Barat
TribunJakarta.com/Yusuf Bachtiar
Kondisi Jalan Pejuang Lingkar Utara Bekasi rusak parah. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Yusuf Bachtiar

TRIBUNJAKARTA.COM, BEKASI TIMUR - Pemerintah Kota Bekasi tengah berupaya meminta bantuan dana ke Provinsi Jawa Barat untuk penanganan perbaikan jalan rusak setelah terendam banjir.

Kepala Bidang Pemeliharaan Jalan Eka Chorid, mengatakan, terdapat dua tipe jalan yang mengalami rusak. Pertama jalan umum dan jalan perumahan.

"Untuk estimasi sebenarnya kita butub Rp20 miliar, tapi kita sudah ada Rp14 miliar belum tahu apakah bisa bertambah atau tidak tergandung Bappeda Provinsi Jawa Barat," kata Eka saat dikonfirmasi, Sabtu (25/1/2020).

Eka menjelaskan, ruas jalan yang mengalami kerusakan akibat banjir paling parah berada di Kecamatan Jatiasih, lalu di wilayah Pondok Gede, Pondok Melati hinga ke Jatisampurna.

"Kalau dilihat titiknya paling banyak mungkin di Jatiasih jalan rusak akibat banjir, bisa 50 persen kerusakan saat ini, sisanya paling tersebar," jelasnya.

Meski begitu, sampai saat ini pihaknya masih terus melakukan penyisiran dan pemenataan mana saja jalan yang mengalmi rusak.

Kerusakan kata Eka bervariasi, ada yang rusak permukaan aspal mengelupas, konstruksi beton pecah, retak hingga muncul lubang akibat tergenang air.

"Belum semua bisa kita data, temen-temen masih disebar tapi kalau yang sudah masuk ada sekitar 150an titik," jelas dia.

Adapun jumlah itu termasuk kerusakan di jalan perumahan dan jalan umum yang menjadi akses utama kendaraan.

"Kita bicara jalan secara umum, termasuk jalan utama seperti di Jalan Lingkar Utara Kaliabang, Pekayon, Jalan HM Joyo Martono, Jatimulya juga ada," paparnya.

Siswi SMA Dibunuh Sopir Angkot Langganan, Misteri Kematian Terungkap Setelah Dua Bulan Menghilang

Pembobol ATM Gasak Puluhan Juta Rupiah dari 2 Lokasi di Wonogiri, Begini Cara Kuras Saldo Korban

Perbaikan jalan akan segera dilakukan, adapun dana bantuan untuk perbaikan diharapkan juga dapat ditambah sesuai estimasi kebutuhan.

"Syukur-syukur sih bisa lebih dari itu karena kita yakin banyak yang perlu dilakukan penanganan perbaikan," tegas dia.

Penulis: Yusuf Bachtiar
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved