Breaking News:

Tak Biasa Nenek Nurhayati Sayang Berlebih, 2 Bulan Kemudian Tengkorak dan Tulang Cucunya Ditemukan

Setelah membunuh siswi SMA langganan angkotnya, Yo masih sempat makan dan ngopi. Sang nenek rasakan ini sebelum cucunya menghilang.

Kompas.com/Firmansyah
Polisi mengevakuasi korban Astrid di Jembatan Air Merah, Rejang Lebong, Bengkulu. 

TRIBUNJAKARTA.COM, BENGKULU - Astrid (15) pelajar sekolah menengah atas warga Kabupaten Rejang Lebong, Bengkulu, menghilang sejak 9 November 2019.

Tengkorak kepala dan tulang kakinya ditemukan di Jembatan Air Merah, Desa Air Merah, Rejang Lebong, Bengkulu, Selasa (21/1/2020).

Polisi mengungkap motif pembunuhan Astrid yang dilakukan oleh tersangka Yo.

Yo adalah sopir angkot langganan Astrid sejak masih duduk di bangku sekolah menengah pertama.

Tersangka menghabisi karena ingin menguasai sepeda motor milik Astrid.

Keterangan ini disampaikan Kapolres Rejang Lebong AKBP Jeki Rahmat Mustika didampingi Dandim 0409/Rejang Lebong Letkol Inf Sigit Purwoko.

Beredar Kabar Ashanty Sakit Karena Guna-guna, Atta Halilintar Tegas: Gue Sih Enggak Percaya

Jeki bercerita awal kasus ini muncul.

Bermula saat Astrid ditelepon Yo untuk diminta datang ke rumahnya untuk mengantarkan kado untuk kawannya.

"Korban dan pelaku ini sudah saling kenal. Korban sering naik angkot pelaku sejak SMP."

"Sehingga korban menyetujui," jelas Kapolres.

Halaman
1234
Editor: Y Gustaman
Sumber: Kompas.com
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2021 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved