Perumahan Lembah Pinus Pamulang Terendam Semeter, Hujan Berhenti Air Justru Meninggi

Pantauan TribunJakarta.com pada pukul 22.00 WIB di lokasi, ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa, atau sekira satu meter.

Perumahan Lembah Pinus Pamulang Terendam Semeter, Hujan Berhenti Air Justru Meninggi
TribunJakarta/Jaisy Rahman Tohir
Setelah diterpa hujan deras dan angin kencang, Perumahan Lembah Pinus di bilangan Pamulang Timur, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), terrendam banjir pada Minggu malam, (26/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, PAMULANG - Setelah diterpa hujan deras dan angin kencang, Perumahan Lembah Pinus di bilangan Pamulang Timur, Pamulang, Tangerang Selatan (Tangsel), terrendam banjir pada Minggu malam, (26/1/2020).

Pantauan TribunJakarta.com pada pukul 22.00 WIB di lokasi, ketinggian air mencapai pinggang orang dewasa, atau sekira satu meter.

Dari depan jalan, terlihat air masuk ke dalam rumah warga dengan tinggi bervariasi sesuai kondisi rumah.

Tariti, salah seorang warga Perumahan Lembah Pinus, mengatakan, saat hujan deras mulai turun sekira pukul 18.00 WIB, rumahnya mulai terrendam.

"Pas hujan gede, lama-lama ini mulai banjir," ujar Tariti di lokasi.

Tariti juga menunjukkan bagian dalam rumahnya yang ikut terrendam dengan ketinggian setengahnya, sekira 50 centimeter.

"Ya masuk tuh airnya, lihat saja itu," ujarnya.

Bebebrapa barang dalam rumah Tariti sudah diangkat ke bagian yang lebih tinggi.

Mujiono, warga Lembah Pinus, lainnya, bahkan sampai mendongkrak mobilnya agar tidak ikut terrendam banjir.

"Itu sengaja saya dongkrak ganjel pakai kayu, biar enggak masuk ke dalam kabin," ujarnya.

Ia mengatakan, di wilayahnya ada lima RT yang terrendam, namun yang terparah berada di RT 1, 2 dan 3 RW 24 Kelurahan Pamulang Timur.

Hujan Deras Diperkirakan Masih Menerpa Sebagian Besar Tangerang Raya Sampai Pukul 22.30 WIB

YouTuber Jess No Limit Hadiahi Ini untuk Kiano Tiger Wong, Paula Verhoeven Sampai Teriak Histeris

Curi 5 Spion Mobil Warga, Remaja Belasan Tahun Diringkus Polisi Depok

"Ada tiga RT yang paling parah, ratusan rumah lah terrendam," ujarnya.

Namun anehnya, saat hujan berhenti, air di perumahan yang dikelilingi kali kecil itu justru meninggi.

"Tinggi lagi nih airnya, naik, dari kali," ujarnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Erik Sinaga
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved