Kontroversi Dirut Transjakarta

Alasan Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat Belum Pidanakan Eks Dirut PT TransJakarta

Eks Direktur Utama PT TransJakarta, Donny Andy Saragih, tersandung kasus penipuan dan telah divonis Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Alasan Kejaksaan Negeri Jakarta Pusat Belum Pidanakan Eks Dirut PT TransJakarta
Dok. PT TransJakarta
Mantan Direktur Utama PT TransJakarta, Agung Wicaksono (kiri) dan Direktur Utama PT TransJakarta baru, Donny Andy S Saragih, saat acara serah terima jabatan. 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Muhammad Rizki Hidayat

TRIBUNJAKARTA.COM, GAMBIR - Eks Direktur Utama PT TransJakarta, Donny Andy Saragih rupanya tersandung kasus penipuan dan telah divonis pidana oleh Majelis Hakim Pengadilan Negeri Jakarta Pusat.

Kasusnya telah diadili pada Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, nomor perkara 490/Pid.B/2018/PN Jkt.Pst.

Bersama Porman Tambunan alias Andi Tambunan alias Andi, Donny dituntut melakukan penipuan berlanjut sesuai Pasal 378 Jo Pasal 55 ayat (1) ke-1 Jo Pasal 64 ayat (1) KUHP.

Majelis Hakim saat itu menyatakan Donny dan Andi bersalah. Pun memvonis penjara satu tahun dan tetap berstatus tahanan kota pada 15 Agustus 2018.

Kepala Kejaksaan Negeri (Kejari) Jakarta Pusat, Riono Budisantoso, mengatakan alasan mengapa Donnya tak kunjung dipidanakan.

"Kalau tidak salah ini kan begitu putus tidak langsung kami terima juga petikannya," kata Riono, saat dihubungi, Selasa (28/1/2020).

"Itu satu, dari MA (Mahkamah Agung). Kedua, menghitung masa penahanannya, karena dia kan pernah tahanan rutan, sekarang tahanan kota," lanjutnya.

Riono mengatakan, sebenarnya Donny akan mendatangi kantor Kejari Jakarta Pusat hari ini atau Selasa (28/1/2020).

Namun, Riono menyebut Donny tidak kunjung tiba.

"Harusnya pas ketemu sudah kami langsung eksekusi, kami serahkan ke lembaga permasyarakatan menjalani pidananya," pungkas Riono.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat
Editor: Suharno
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved