Hakim Cecar Hermawan Terdakwa Pengancam Penggal Kepala Jokowi yang Ngotot Mengaku Cuma Ikut-ikut

Hermawan mengatakan tiada maksud mengancam Joko Widodo alias Jokowi yang saat itu sebagai Calon Presiden.

Penulis: Muhammad Rizki Hidayat | Editor: Wahyu Aji
TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT
Terdakwa video pengancaman penggal kepala Jokowi, Hermawan Susanto (kanan), saat menjalani sidang pemeriksaan terdakwa, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (28/1/2020). 

"Kalau saudara mengikuti belum tahu subjeknya, kenapa saudara ancam?" tanya Abdul.

"Spontan saja. Ya spontan karena riuh, saya mengucapkan kata-kata itu. Dari pendemo-pendemo lainnya," jawab Hermawan.

"Ya karena saya sendiri spontan tidak ada niatan," lanjutnya.

Rupanya hal tersebut belum juga menjawab pertanyaan Abdul

"Lho, kok tidak ada niatan? Kenapa tidak kata-kata yang lain saja," kata Abdul.

"Kan bisa saja, Jokowi kita kejar ayam, kan bisa saja. Kalau spntan, ya Jokowi ayo makan siang, kan bisa saja. Spontan yang baik," sambungnya.

Hermawan perlahan mulai menjawab secara rinci.

"Ya memang lagi kami mengawal kecurangan-kecurangan saja, pak," kata Hermawan.

"Kalau curang, siapa yang curang?" balas Abdul.

Alhasil, Hermawan pun mengatakan bahwa Jokowi atau Joko Widodo.

"Jokowi pak, Jokowi yang calon," ujar Hermawan.

Abdul memastikan lagi dan bertanya kepada Herwaman.

"Ya balik lagi, Jokowi calon presiden?" Abdul bertanya.

"Iya," Hermawan menjawab.

Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved