Putri Ma'ruf Amin Hobi Temui Komunitas Ojek Online, Strategi Dulang Suara Maju Pilkada Tangsel

Siti Nur Azizah hobi menemui komunitas ojek online (ojol) demi memperbesar basis pemilihnya untuk Pilkada Tangerang Selatan.

Tribunjakarta.com/Jaisy Rahman Tohir
Siti Nur Azizah menemui komunitas ojol di Jombang, Ciputat, Tangsel, Selasa (28/1/2020). 

Laporan Wartawan TribunJakarta.com, Jaisy Rahman Tohir

TRIBUNJAKARTA.COM, CIPUTAT - Siti Nur Azizah, putri Wakil Presiden Indonesia, Ma'ruf Amin, hobi menemui komunitas ojek online (ojol) demi memperbesar basis pemilihnya untuk Pilkada Tangerang Selatan (Tangsel) 2020 mendatang.

Sebelumnya, pada Kamis (23/1/2020), Azizah bertemu dengan komunitas ojol di Vila Melati Mas Serpong utara, kali ini Azizah menyambangi Keluarga Besar Ojol Tangsel (KBOT) di Lapangan Alap-alap, Jombang, Ciputat, Selasa (28/1/2020).

Tak sampai sepekan, bakal cawalkot dengan jargon "Permata Tangsel" itu sudah menyambangi dua komunitas ojek online itu.

Azizah sendiri, bahkan mengaku sudah menemui lima komunitas ojol untuk menyosialisasikan dirinya yang bertekat akan menggantikan Airin Rachmi Diany, wali kota Tangsel yang saat ini menjabat.

"Sudah lima kali mungkin ya ke komunitas ojol di Tangsel ini. Cukup banyak ternyata," ujar Azizah.

Azizah menganggap, para pengemudi ojol itu sebagai sumber suara yang menjanjikan, mengingat jumlahnya yang banyak..

Ia yakin, bisa memenangkan kontestasi politik keras merebutkan kursi Tangsel 1 dengan strategi memanfaatkan kekuatan ojol.

"Saya kira ini kekuatan yang luar biasa. Dengan formulasi kontestasi Pilkada yang one man one vote, ini ojol menajadi sebuah kekuatan elemen masyarakat yang bisa mendulang, mendorong setiap kandidat memenangkan kontestasi," ujarnya.

5 Fakta Komplotan Pembobol ATM di Koja Dibekuk Polisi, Pelaku Ada yang Pakai Jaket Ojek Online

Bukan Silet, Ternyata Pelaku Gunakan Ini Buat Lukai Leher Novita di JPO Olimo Tamansari

Selain dukungan di TPS kelak, dukungan ojol juga dianggap sebagai legitimasi dari masyarakat.

"Saya berharap mendapat legitimasi dari masyarakat, dan mereka bagian dari masyarakat," ujarnya.

Menggunakan metafora ala para "Pejuang aspal" Azizah berharap bisa disambut dengan dukungan.

"Saya sudah memesan layanan, tentu saya berharap ada yang menjemput," jelasnya.

Penulis: Jaisy Rahman Tohir
Editor: Ferdinand Waskita Suryacahya
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved