Prostitusi Anak di Apartemen

Aksi Bejat Prostitusi Anak di Apartemen Kalibata City - Pelaku Tampar, Gigit Hingga Setubuhi Korban

Polres Metro Jakarta Selatan membongkar prostitusi anak di Apartemen Kalibata City. Korban dianiaya pelaku hingga disetubuh.

TRIBUNJAKARTA.COM/ANNAS FURQON HAKIM
Para tersangka prostitusi anak di Apartemen Kalibata City saat dirilis di Mapolres Metro Jakarta Selatan, Rabu (29/1/2020). 

"Korban diiming-imingi uang banyak dan sebagainya, sehingga satu per satu berkumpul," kata Bastoni di Mapolrestro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Rabu (29/1/2020).

Namun, Bastoni tidak menyebutkan secara detail jenis pekerjaan yang ditawarkan.

Sebab, lanjut dia, saat ini pihaknya masih melakukan proses penyidikan terhadap para pelaku.

"Prinsipnya mereka ini dieksploitasi, ditawari pekerjaan dan uang," ujar Bastoni.

Dijual Rp 350 Ribu sampai Rp 900 Ribu

Kapolres Metro Jakarta Selatan Kombes Pol Bastoni Purnama mengatakan, anak-anak di bawah umur yang jadi korban prostitusi di Apartemen Kalibata City dijual dengan tarif beragam.

Kisarannya, jelas Bastoni, antara Rp 350 ribu hingga Rp 900 ribu.

"Rata-rata dengan harga Rp 350-900 ribu. Dari jumlah tersebut, Rp 100 ribu disetor ke pelaku, Rp 50 ribu ke joki," kata Bastoni di Mapolrestro Jakarta Selatan, Kebayoran Baru, Rabu (29/1/2020).

JO (15), NA (15), dan AS (17), tiga korban dari prostitusi terselubung ini, dipaksa melayani pelanggannya sebanyak empat kali dalam sehari.

"Dalam sehari, korban dipaksa melayani pelanggan sampai empat kali," ujar Bastoni.

Halaman
1234
Penulis: Ferdinand Waskita
Editor: Wahyu Aji
Sumber: Tribun Jakarta
Ikuti kami di
KOMENTAR

BERITA TERKINI

© 2020 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
All Right Reserved