Breaking News:

Klaim 'Jokowi' yang Dimaksud di Video Viral Bukan Presiden, Hermawan Buat Hakim Gemas: Terus Siapa?

Hermawan Susanto sukses membuat Hakim Anggota, Abdul Kohar merasa gemas di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (28/1/2020).

Penulis: Rr Dewi Kartika H | Editor: Siti Nawiroh
YouTube Kompas TV
Pria yang mengancam akan memenggal kepala Presiden Jokowi, Hermawan Susanto (25) didakwa berbuat makar. 

"Iya itu saya," ujar Hermawan Susanto di depan Majelis Hakim.

Terdakwa kasus pengancam penggal kepala Presiden Joko Widodo, Hermawan Susanto (kiri) bersama istrinya, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (9/1/2020).
Terdakwa kasus pengancam penggal kepala Presiden Joko Widodo, Hermawan Susanto (kiri) bersama istrinya, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Kamis (9/1/2020). (TribunJakarta.com/Muhammad Rizki Hidayat)

Sebut Harun Masiku Pantas Dapat Penghargaan Karena Ini, Haris Azhar: Bandit Juga Mesti Dikasih Award

Hermawan Susanto kemudian mengatakan tiada maksud mengancam Jokowi yang saat itu sebagai Calon Presiden.

Abdul Kohar lantas mencecar Hermawan Susanto dengan sejumlah pertanyaan.

"Tadi saudara mengatakan bahwa yang saudara ancam itu bernama Jokowi? Bukan sebagai presiden?" Abdul Kohar, kepada Hermawan Susanto.

"Bukan," jawab Hermawan Susanto.

Diduga Cabuli Anak di Bawah Umur di Toilet, Ketua KPU Banjarmasin Bersikap Begini saat Diperiksa

Abdul Kohar pun kembali bertanya kepada Hermawan Susanto.

"Kalau begitu, Jokowi siapa orangnya?" Abdul Kohar bertanya.

Lagi-lagi Hermawan Susanto menyatakan ia hanya mengikuti riuh demonstran yang berada di lokasi saat demo soal dugaan kecurangan pemilihan Presiden.

"Karena banyak riuh yang demonstran teriak Jokowi, ya saya mengikuti. Merespons, tidak ada kemufakatan," jelas Hermawan Susanto.

Abdul Kohar pun tampak gemas mendengar penjelasan Hermawan Susanto.

Terdakwa video pengancaman penggal kepala Jokowi, Hermawan Susanto (kanan), saat menjalani sidang pemeriksaan terdakwa, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (28/1/2020).
Terdakwa video pengancaman penggal kepala Jokowi, Hermawan Susanto (kanan), saat menjalani sidang pemeriksaan terdakwa, di Pengadilan Negeri Jakarta Pusat, Selasa (28/1/2020). (TRIBUNJAKARTA.COM/MUHAMMAD RIZKI HIDAYAT)

Sebut Pemerintahan Indonesia Berutang ke Kesultanan Selaco, Petingginya: Nilainya Tak Terhingga

"Saya tidak tanya, terus kalau bukan Presiden, siapa?" tanya Abdul, sapaannya.

"Saya mengikuti demonstran saja," Hermawan Susanto menjawab.

Merasa janggal, Abdul Kohar pun bertanya kepada Hermawan Susanto mengapa ada pernyataan seolah mengancam.

"Kalau saudara mengikuti belum tahu subjeknya, kenapa saudara ancam?" tanya Abdul.

Halaman
123
Sumber: Tribun Jakarta
  • Ikuti kami di
    KOMENTAR

    BERITA TERKINI

    © 2023 TRIBUNnews.com Network,a subsidiary of KG Media.
    All Right Reserved